News

Bisa Hemat Anggaran, Yandri Minta Pemerintah Segera Sulap Asrama Haji Jadi Tempat Isolasi

Yandri juga meminta koordinasi lintas Kementerian segera dilakukan


Bisa Hemat Anggaran, Yandri Minta Pemerintah Segera Sulap Asrama Haji Jadi Tempat Isolasi
Suasana area luar penginapan di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta, Senin (29/6/2020). Tahun ini, Asrama Haji tampak sepi tidak seperti tahun-tahun sebelumnya ketika ribuan umat muslim untuk menerima pembekalan sebelum berangkat menunaikan ibadah haji ke tanah suci karena pemerintah Indonesia membatalkan seluruh pemberangkatan haji, sementara kerajaan Arab Saudi membatasi jemaah haji. (AKURAT.CO/Dharma Wijayanto)

AKURAT.CO, Wakil Ketua Umum PAN yang juga Ketua Komisi VIII DPR RI Yandri Susanto meminta pemerintah segera memfungsikan Asrama Haji di seluruh Indonesia sebagai ruang isolasi. Menurutnya, solusi tersebut bisa menghemat anggaran untuk isolasi pasien daripada menggunakan hotel karena membutuhkan biaya besar.

"Ada sebanyak 27 Asrama Haji di seluruh Indonesia dengan total 3465 kamar yang bisa difungsikan. Fasilitas Asrama Haji tentu baik dan layak untuk menjadi ruang Isolasi pasien. Apalagi sekarang seperti Wisma Atlet juga sudah semakin penuh. Masuk juga harus antri," ujar Yandri sebagaimana yang dikutip AKURAT.CO, dalam keterangan tertulis, Jumat (25/6/2021).

"Begitu juga dengan tempat Isolasi pasien di Provinsi lain. Sementara kasus terus meningkat diprediksi sampai akhir Juli. Solusinya Asrama Haji difungsikan jadi ruang Isolasi!," lanjutnya.

Selain itu, Yandri juga menyampaikan bahwa dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) yang disiapkan untuk pelaksanaan haji tahun ini bisa direfocusing sebagian untuk penanganan COVID-19.

"Untuk mengubah fungsi Asrama Haji menjadi Ruang Isolasi tentu membutuhkan fasilitas tambahan. Karena haji batal maka dana APBN yang disiapkan untuk haji tahun ini bisa direfocusing sebagian untuk pelayanan Pasien COVID-19 di Asrama Haji," jelasnya.

Berkaitan dengan itu, Yandri juga meminta koordinasi lintas Kementerian segera dilakukan untuk mengubah fungsi Asrama Haji menjadi ruang Isolasi. Dalam hal ini Kementerian Agama bersama Kementerian Kesehatan dan pihak pihak lain yang terkait.

"Harus segera dibahas dan dieksekusi lintas Kementerian Agama dan Kementerian Kesehatan. Selain itu dibutuhkan juga koordinasi dengan Pemprov dan Pemkab. Bagaimanapun mengatasi masalah COVID-19 ini adalah kerja bersama," tandasnya.

Diketahui, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mengatakan, langkah taktis ini menjadi salah satu antisipasi cepat yang dilakukan pemerintah guna menjamin ketersediaan ruang perawatan.

"Alhamdulillah, kami bersama dengan Kementerian Agama dipimpin langsung oleh Gus Yaqut, telah siap untuk menyediakan fasilitas perawatan baru di Asrama Haji. Ini menjadi wujud semangat bersama keumatan, kebangsaan, dan kemanusiaan," ujar Erick dalam keterangan tertulisnya, Kamis (24/6/2021).

Menurut Erick, belajar dari keberhasilan menyiapkan fasilitas Wisma Atlet, dia pun optimistis bahwa Asrama Haji akan menjadi solusi yang menjamin ketersediaan lokasi perawatan dan isolasi bagi masyarakat.

"Tentu ini semua adalah antisipasi. Harapan bersama kami juga jajaran Kementerian Agama bersama Pak Menteri Agama tentu agar keterisian kamar isolasi dan perawatan bisa terus berkurang dengan harapan kita semua bisa melalui pandemi ini," kata Erick.[]

Erizky Bagus

https://akurat.co