Entertainment

Bioskop akan Kembali Dibuka, Cinema XXI Gandeng Nusantics Pastikan Protokol Kesehatan Aman

Lantaran masih dalam pandemi covid-19, pihak Cinema XXI menggandeng perusahaan atau startup bioteknologi Nusantics


Bioskop akan Kembali Dibuka, Cinema XXI Gandeng Nusantics Pastikan Protokol Kesehatan Aman
Cinema XXI (DOK. Nusantics)

AKURAT.CO Dalam waktu dekat, bioskop akan kembali dibuka. Lantaran masih dalam pandemi covid-19, pihak Cinema XXI menggandeng perusahaan atau startup bioteknologi Nusantics agar memastikan ruangan bioskop aman dari partikel virus covid-19 serta mutasi dari virus tersebut.

Bertepatan Hari Film Nasional pada 30 Maret lalu, gagasan Hashtag #KembaliKeBioskop dicanangkan Cinema XXI bersama Nusantics melakukan penerapan protokol kesehatan secara ketat sesuai dengan anjuran Pemerintah Pusat dan Daerah. Dimana dilakukan proses disinfeksi ruangan secara berkala, pemasangan lampu UV – C serta memperhatikan proses sirkulasi udara (memastikan supply fresh air) dalam ruangan bioskop.

Nusantics sendiri sebelumnya juga tergabung dalam gugus tugas penanggulangan pandemi yang dibentuk oleh BPPT. Nusantics merancang desain utama PCR test kit untuk mendeteksi COVID19 dengan strain virus lokal dan mutasi terbaru yang kemudian diproduksi oleh Biofarma dan telah digunakan di seluruh Indonesia sejak April 2020.

"Kami sangat berterimakasih kepada Cinema XXI yang telah mempercayakan kapabilitas Nusantics di bidang riset dan teknologi microbiome untuk meneliti udara dalam bioskop. Kerjasama ini merupakan bentuk dukungan kami agar industri film tanah air dapat bangkit kembali dan hasilnya dapat menumbuhkan tingkat kepercayaan masyarakat untuk #KembalikeBioskop dengan aman, karena Cinema XXI telah menjalankan protokol kesehatan dengan baik," ucap Revata Utama selaku Chief of Technology Officer (CTO) Nusantics dalam keterangan rilis yang diterima Akurat.co, Rabu (31/3).

Bioskop akan Kembali Dibuka, Cinema XXI Gandeng Nusantics Pastikan Protokol Kesehatan Aman - Foto 1
Cinema XXI. DOK. Nusantics

Nusantics juga berpengalaman sebagai medical diagnostic scientist. Revata Utama langsung memimpin tim peneliti di Nusantics untuk melakukan berbagai riset salah-satunya yang berfokus pada pengembangan riset diagnostik terkait microbiome (kumpulan bakteri, virus, jamur dan arkea) dengan lingkungan, kesehatan manusia, hingga kecantikan.

Dari yang dilakukan, Tim peneliti dari Nusantics melakukan pengambilan sampel udara dengan sebuah alat khusus di lima lokasi bioskop Cinema XXI pada 23 - 27 Maret 2021.

Pengambilan sampel dilakukan sebelum jam tayang pertama dan setelah jam tayang terakhir di studio bioskop. Hasilnya, TIDAK DITEMUKAN partikel virus SARS COV-2 atau mutasinya seperti B.1.1.7, B.1.351, E484K dan D614G pada bioskop XXI yang diteliti.

"Jngan jadikan pandemi sebagai penghalang bagi kemajuan industri film tanah air. Kita harus tetap mendukung pelaku industri untuk dapat berkarya dan memastikan karyanya dinikmati masyarakat. Protokol dan upaya pencegahan harus tetap dijalankan, tetapi riset seperti ini juga penting dilakukan secara berkala untuk memastikan kondisi di lapangan demi keamanan bersama," tutur Mantan Kepala Badan Ekonomi Kreatif, Triawan Munaf.

Dewinta Hutagaol, Head of Corporate Communications & Brand Management Cinema XXI turut menambahkan bahwa sambutan baik gagasan #KembaliKeBioskop bisa menuntaskan kerinduan masyarakat menonton film di bioskop.

Irma Fauzia

https://akurat.co