Olahraga

Binotto Resmi Mundur, Ferrari Dikabarkan Dekati Christian Horner

Binotto Resmi Mundur, Ferrari Dikabarkan Dekati Christian Horner
Bos tim Scuderia Ferrari, Mattia Binotto, saat mengamati laju pembalapnya di layar monitor dalam sesi tes pra-musim F1 2020 di Sirkuit Katalunya, Barcelona, Spanyol (TWITTER/F1)

AKURAT.CO, Ferrari mengumumkan bahwa kepala tim mereka, Mattia Binotto, resmi mengundurkan diri. Pengumuman tersebut sekaligus menandai berakhirnya kerjasama 28 tahun Binotto bersama tim Formula One (F1) pabrikan Italia tersebut.

“Ferrari mengumumkan sudah menerima pengunduran diri Mattia Binotto yang akan meninggalkan jabatannya sebagai Kepala Tim Scuderia Ferrari pada 31 Desember (2022),” kata Ferrari dalam pernyataan yang dimuat di laman resminya, Selasa (29/11).

Binotto datang ke Ferrari pada 1995 sebagai salah satu staf departemen mesin sebelum menjadi kepala bagian tersebut pada 2013. Setelah naik jabatan sebagai kepala petugas teknis pada 2016, Binotto akhirnya menapak ke posisi kepala tim pada 2019.

baca juga:

Kiprah Binotto di Ferrari ditandai dengan dominasi tim tersebut sebagai juara dunia konstruktor dalam enam musim beruntun pada periode 1999-2004. Pada periode itu pula Binotto membantu Michael Schumacher meraih lima gelar juara beruntun untuk Ferrari.

“Dengan menyesali akhir yang seperti ini, saya telah memutuskan untuk menghentikan kolaborasi saya dengan Ferrari,” kata Binotto sebagaimana dipetik dari Crash.

“Saya meninggalkan perusahaan yang saya cintai, yang saya sudah menjadi bagiannya selama 28 tahun, dengan ketenangan yang datang dari keyakinan yang membuat saya melakukan semua usaha untuk meraih tujuan yang sudah ditetapkan.”

Kekosongan jabatan yang ditinggalkan Binotto di tim sekelas Ferrari jelas merupakan isu panas di komunitas F1. Tanpa butuh waktu lama, Ferrari dikabarkan sudah menghubungi rival Binotto yang sukses membawa Red Bull menjadi juara dunia konstruktor 2022, Christian Horner.

Ferrari disebut telah menjalin komunikasi dengan Horner jauh sebelum Binotto resmi mundur. Namun demikian, Horner yang sedang menikmati posisi puncak bersama Red Bull plus Max Verstappen sebagai juara dunia di dua musim terakhir diketahui menolak tawaran tersebut.

Sejalan dengan penolakan Horner, Ferrari kemungkinan akan mempertimbangkan bos Alfa Romeo, Frederic Vasseur. Pria berkebangsaan Prancis berusia 54 tahun ini dianggap layak karena sudah malang-melintang di posisi kepala tim untuk berbagai pabrikan seperti Renault dan Sauber.[]