Ekonomi

Bingung Mau Mulai Bisnis Franchise Apa? Perhatikan 5 Hal Ini Ya

Bagi kamu yang masih pemula, yuk simak tips memilih franchise yang baik dan benar.


Bingung Mau Mulai Bisnis Franchise Apa? Perhatikan 5 Hal Ini Ya
Pengunjung memadati salah satu stand pada pameran Indonesia Biggest Business Expo 2018 di Jakarta Convention Center (JCC) Jakarta, Jumat (5/10/2018). Pameran yang diikuti 200 pelaku usaha waralaba, kebutuhan kafe dan peluang usaha investor yang berlangsung pada 5-7 Oktober 2018. (AKURAT.CO/Dharma Wijayanto)

AKURAT.CO Bisnis franchise atau waralaba menjadi salah satu bisnis yang menjanjikan. Namun menjalankan model usaha ini tak semudah yang dibayangkan untuk kamu yang baru pertama kali ingin mencoba.

Bagi pengusaha pemula, mungkin sering berasumsi bahwa memiliki bisnis franchise itu sangat mudah lantaran mereka beranggapan hanya perlu membeli sebuah brand tanpa perlu repot memikirkan sistem usahanya.

Namun sebenarnya tidak semua bisnis franchise mudah dijalankan, sebab setiap jenisnya memiliki sistem berbeda dan harus dicermati dengan benar.

Untuk itu kamu harus bijaksana persyaratan yang diberikan para franchisor, apakah pembagian royalti atau sistem penjualan bisa kamu penuhi. Karena setiap franchise menawarkan paket kemitraan yang berbeda.

Bagi kamu yang masih pemula, yuk simak tips memilih franchise yang baik dan benar.

1. Perhatikan Risiko Bisnis

Setiap bisnis pasti memiliki risiko, namun bisnis yang baik pasti memiliki risiko yang kecil. Sebelum memutuskan untuk membeli bisnis franchise di Indonesia, cobalah perhatikan tingkat kegagalannya. Terutama jika menyangkut dengan franchise baru. Lihatlah tingkat pertumbuhan dan kegagalannya pada daerah lain.

Jika suatu franchise mengalami tingkat kegagalan sebanyak 20% atau lebih, kamu harus mewaspadai dan mencari informasi lebih banyak lagi sebelum memutuskan untuk mengambilnya sebagai bagian bisnis.

Hindari franchisor yang memiliki satu produk hanya memiliki satu produk, berarti kamu akan ketergantungan terhadap produk tersebut dan tidak memiliki alternatif lain untuk memenangkan persaingan bisnis. Jika suatu saat produk tersebut sudah memiliki banyak pesaing, atau masyarakat sudah mulai jenuh dengan produk tersebut, maka bisa dipastikan, bisnis franchise juga ikut mengalami kemunduran.