News

Binda Kaltim Bidik 1.500 Dosis Disuntikkan di Akhir 2021

Binda menargetkan 1.500 jiwa divaksinasi untuk dosis I dan dosis II di Desa Sangatta.


Binda Kaltim Bidik 1.500 Dosis Disuntikkan di Akhir 2021
Badan Intelijen Negara Daerah (Binda) Kalimantan Timur menggelar kegiatan vaksinasi Covid-19 di Desa Sangatta Selatan. (Dok. Istimewa)

AKURAT.CO Badan Intelijen Negara Daerah (Binda) Kalimantan Timur mendapatkan apresiasi dalam kegiatan vaksinasi di Desa Sangatta Selatan. Apresiasi masyarakat membuat kegiatan vaksinasi ini berjalan dengan baik dan memudahkan program pemerintah dalam percepatan target vaksinasi.

Camat Sangatta Selatan, Vita Nurhasanah menyampaikan terima kasih kepada Binda Kalimantan Timur (Kaltim), telah memberikan dua dosis vaksinasi, yaitu AstraZeneca dan Sinovac. Binda menargetkan 1.500 jiwa divaksinasi untuk dosis I dan dosis II di Desa Sangatta.

“Kami sangat bersyukur ada vaksinasi dari Binda Kaltim yang menargetkan 1.500 vaksin. Desa Sangatta Selatan sendiri mendapat jatah 500 dosis vaksin yang terbagi 2 yakni 250 dosis vaksin untuk tahap 1 dengan vaksin jenis AstraZeneca, dan 250 dosis vaksin jenis Sinovac untuk vaksinasi tahap 2 yang digelar bersamaan hari ini,” kata dia, Rabu (8/12/2021).

Sementara, Kepala Desa Sangatta Selatan, Roni Wahyudi mengungkapkan, akan terus menggencarkan vaksinasi di Desa Sangatta Selatan. Hal ini dikarenakan masyarakat Desa setempat masih memercayai isu hoaks mengenai vaksinasi Covid-19.

“Target kita itu untuk lansia dan komorbid karena memang untuk kedua kategori ini masih terbilang kurang hal itu dikarenakan masyarakat masih banyak yang memercayai isu hoaks padahal vaksin itu aman. Pelan tapi pasti kita edukasi masyarakat dan alhamdulillah peserta lansia dan komorbid cukup banyak yang hadir,” ungkap dia.

Salah satu warga Desa Sangatta Selatan, Aminah menegaskan, kegiatan vaksinasi yang dilakukan di Desa Sangatta Selatan sangat memudahkan warga setempat. Sebab, kegiatan vaksinasi dilakukan secara pintu ke pintu (door to door), sehingga warga Desa Sangatta tidak perlu harus mengantre.

“Semoga kegiatan seperti ini terus diadakan untuk warga. Dengan diadakan di desa seperti ini kami bisa lebih cepat mendapatkan vaksinasi dan tidak harus takut untuk mengantre karena semua sudah tertata,” tegas Aminah. []