Ekonomi

Bikin Was-Was, WFP Sebut ada Tiga Indikator Krisis Pangan Yang Terjadi Saat Ini

Bikin Was-Was, WFP Sebut ada Tiga Indikator Krisis Pangan Yang Terjadi Saat Ini
Illustrasi pangan (REUTERS/Jim Young)

AKURAT.CO, Program Pangan Dunia PBB atau World Food Program (WFP) milik PBB memperingatkan akan ada krisis pangan lanjutan melalui tiga indikator utama diantaranya Perubahan Iklim, Inflasi Ekonomi dan Kenaikan Harga Bahan Bakar.

Menurut Direktur Regional PBB untuk WFP di Amerika Latin dan Karibia, Lola Castro, menyampaikan bahwa situasi saat ini sedang tidak baik-baik saja.

"Perang yang terjadi di Ukraina memberikan dampak signifikan bagi dunia, yang membuat seluruh harga komoditas dan energi meroket. Berbagai negara di kawasan tersebut (Ukraina) sangat bergantung pada impor gandum, bahkan tak sedikit daripara konsumen berani membayar harga mahal," ucapnya melalui lansiran VoA.

baca juga:

Salah satu contohnya, lanjut Lola, di Karibia krisis pangan sudah mulai terasa di negara tersebut, hampir 57 persen penduduk negara tersebut mengalami kelaparan.

"Hal ini menandakan bahwa ada 4,1 juta orang mengalami kelaparan akibat meroketnya harga pangan," ucapnya. 

Tak sampai disitu, Lola pun memaparkan saat ini sudah ada migrasi besar-besaran melewati Celah Darien yang menghubungkan Kolombia tengah dengan Amerika Tengah.

"Menurut data yang ada di tahun 2020 dikabarkan 5.000 orang melewati rute tersebut," paparnya.

Oleh karena itu, tambahnya, jika krisis ini berlanjut pihaknya memprediksi akan ada 9,7 juta orang berada di dalam situasi krisis pangan di Amerika Latin

"Bahkan prediksi ini bisa lebih besar menjadi 14 juta jiwa apabila krisis pangan ini tidak ditangani dengan baik," ucapnya.

Sumber: VoA