Rahmah

Bikin Haru! Rasulullah Sampai Menangis Melihat Hushain bin Ubaid Al Khuzai Memeluk Islam, Kisahnya Begini

Hushain dikenal sebagai pemuka Bani Khuza'ah yang pintar berdebat dan berdiplomasi. Akan tetapi, beliau didahului memeluk Islam oleh anaknya.


Bikin Haru! Rasulullah Sampai Menangis Melihat Hushain bin Ubaid Al Khuzai Memeluk Islam, Kisahnya Begini
Ilustrasi Sahabat Nabi (CNNIndonesia)

AKURAT.CO Salah satu orang tua yang memiliki pengaruh cukup besar pada masa jahiliah adalah Hushain bin Ubaid Al Khuzai. Beliau merupakan ayah dari sahabat yang dikenal cukup banyak dalam meriwayatkan hadits Nabi SAW yaitu Imran Bin Hushain.

Hushain dikenal sebagai pemuka Bani Khuza'ah yang pintar berdebat dan berdiplomasi. Akan tetapi, beliau didahului memeluk Islam oleh anaknya.

Suatu waktu, kaum Quraisy meminta Hushain untuk menasehati Rasulallah SAW yang dianggap telah menghina dan mencaci maki berhala-berhala sesembahan mereka. Dengan diiringi kaum Quraisy, Hushain menuju majelis dimana Rasullullah SAW dan sahabat-sahabat beliau sedang berkumpul, termasuk juga diantaranya Imran putranya sendiri.

Sesampainya di majelis, melihat kehadiran ayahnya, Imran langsung berpaling. Tetapi Rasulallah SAW bersabda, “Berilah jalan kepada orang tuamu ini!!”

Setelah bertemu dengan Rasulullah SAW, Hushain berkata, “Benarkah yang kami dengar tentang dirimu, bahwa engkau mencaci maki dan menjelek-jelekkan tuhan-tuhan kami, padahal kakekmu (Abdul Muthalib) dahulu adalah orang baik-baik!!”

Rasulullah SAW bersabda, "Hai Hushain, berapakah Tuhan yang kamu sembah?”

Hushain menjawab, "Tuhan yang kusembah itu tujuh di bumi dan satu di langit,"

Rasulullah SAW bertanya lagi, “Jika kamu ditimpa musibah, kepada siapakah kamu berdoa?”

Hushain menjawab, “Kepada Tuhan yang di langit,”

Rasulullah SAW bersabda lagi, "Jika Tuhan yang satu di langit itu mengabulkan doamu, sedang kalian mempersekutukanNya dengan tujuh tuhan di bumi, apakah benar engkau telah membuat ridha Tuhan yang mengabulkan doamu itu? Apakah itu cara syukurmu atau engkau takut Dia akan mengalahkanmu?"

Kala itu Hushain hanya merenung.  Tampaknya ia tak berkutik dengan pernyataan Rasulallah SAW yang susah dibantah dengan logika berfikirnya. Dalam keadaan seperti itu, Rasulallah SAW menjelaskan risalah Islam dan mengajaknya untuk memeluk Islam dan mengikuti jalan kebenaran. Sehingga Hushain tidak beranjak dari majelis itu kecuali ia telah memeluk Islam.

Di waktu yang sama, Imran bin Hushain langsung berdiri dan menghampiri ayahnya, kemudian mencium kepala, kedua tangan dan kedua kaki Hushain yang telah memeluk Islam sebagai penghormatan seorang anak kepada orang tuanya. .

Hal tersebut sampai membuat Rasulullah SAW. Seorang sahabat bertanya, "Mengapa engkau menangis, ya Rasulullah?"

Rasulullah SAW bersabda, "Aku menangis melihat perbuatan Imran, ketika ayahnya masuk menemuiku, ia tidak bangun mendekati ayahnya bahkan tidak menoleh ke arahnya sedikitpun. Tetapi ketika Hushain memeluk Islam, ia telah menunaikan kewajibannya sebagai anak dan hak ayahnya. Dan itu membuat hatiku terharu dan berkesan,"

Ketika Hushain beranjak pulang, Rasulallah SAW menyuruh sahabat-sahabatnya berdiri dan mengucapkan ucapan salam dan selamat, sebagian lagi mengantarnya pulang. Orang-orang Quraisy yang tadi mengikutinya mengetahui kalau Hushain telah memeluk agama Islam. []