Rahmah

Bikin Haru, Kisah Sahabat yang Memeluk Nabi Hingga Bola Matanya Lepas

Darah pun menyembur keluar dari mata sahabat tersebut.


Bikin Haru, Kisah Sahabat yang Memeluk Nabi Hingga Bola Matanya Lepas
Ilustrasi Sahabat Nabi (Houuri.com)

AKURAT.CO Kisah dan teladan para nabi dan sahabatnya banyak memberikan hikmah dan pelajaran penting dalam kehidupan sehari-hari. Tidak hanya soal cara beragama, tetapi juga dalam melihat kehidupan yang lebih bijaksana.

Dalam satu kisah di masa Rasulullah, umat Islam telah memenangi sebuah perang. Ya, perang itu ialah perang Badar. Akan tetapi karena pasukan pemanah muslim yang berada di atas bukit sudah mengabaikan perintah Rasulullah SAW. Para pemanah muslim tergiur dengan harta yang berserakan di bawah bukit. Kendati Rasullullah SAW sudah melarang mereka, namun para pemanah itu melanggar aturan Rasulullah SAW tersebut.

Akhirnya keadaan menjadi berbalik. Umat Islam terdesak. Saat itu juga panglima perang kafir berhasil merebut posisi strategis, dan menempatkan prajurit pemanah di atas bukit yang ditinggalkan kaum muslimin.

baca juga:

Pasukan kafir berhasil meluluh-lantahkan pasukan islam yang berada di bawah bukit. Mereka menghujani anak panah hingga banyak pasukan islam yang tewas. Tak luput pula, Rasulullah SAW menjadi sasaran bidikan anak panak pasukan musuh tersebut.

Bersamaan dengan itu, sebuah pasukan khusus datang menyerbu Rasulullah SAW sehingga wajah dan bibir beliau tergores oleh pedang musuh. Prajurit muslim yang mengetahui hal itu, segera saja berkumpul mengelilingi tubuh Rasulullah SAW. Sebuah benteng berupa tubuh prajurit muslim itu berusaha sekuat tenaga agar Rasulullah SAW selamat dari serangan panah dan sabetan pedang musuh.

Saat itu, ada dua orang sahabat yang memeluk tubuh Rasulullah SAW. Dua orang tersebut bernama Abu Dujanah dan Qatadah. Abu Dujanah yang merangkul tubuh Rasulullah SAW dari depan terkena sabetan pedang beberapa kali hingga tubuhnya bersimbah darah. Sedangkan Qatadah sendiri yang memeluk Rasulullah SAW dari arah belakang terkena anak panah salah satu matanya hingga bola matanya keluar. Akibatnya, darah pun menyembur keluar dari mata dan Sahabat Qatadah dan ia berkata,

"Wahai Rasulullah, mataku....mataku...” Dengan cepat Rasulullah SAW mengambil bola mata yang keluar tersebut dan memasangnya kembali ke tempatnya seraya berdoa,

"Ya Allah, lindungilah mata Qatadah sebagaimana ia telah melindungi Nabi-Mu. Kembalikan matanya hingga lebih elok dan lebih tajam.”

Sungguh ajaib, mata Qatadah kembali seperti semula dan bisa melihat lagi tubuh musuh. Qatadah yang menyadari akan hal itu, belum sempat berterimakasih, langsung saja menyabetkan pedangnya ke tubuh musuh yang berada di depannya.

Demikian kisah haru seorang sahabat Nabi yang memeluk Rasulullah hingga bola matanya keluar. Semoga kita bisa mengambil hikmah dan pelajarannya. Sehingga menjadi pribadi yang lebih baik. Amin.[]