News

Bikin Haru, Anies Beri Penghargaan ke 52 Petugas Pemulasaran Jenazah Korban Covid-19

Gubernur DKI Anies Baswedan memberi penghargaan kepada 52 petugas pemulasaran jenazah korban Covid-19 yang bertugas di ibu kota selama ini.


Bikin Haru, Anies Beri Penghargaan ke 52 Petugas Pemulasaran Jenazah Korban Covid-19
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menginggalkan gedung KPK usai menjalani pemeriksaan terkait korupsi lahan di Jakarta, Selasa (21/9/2021). (AKURAT.CO/Endra Prakoso)

AKURAT.CO,  Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memberi penghargaan kepada 52 petugas pemulasaran jenazah korban Covid-19.

Penghargaan diberikan sebagai bentuk apresiasi Pemerintah Provinsi DKI Jakarta terhadap tugas mereka mengurusi jenazah korban Covid-19. 52 orang tersebut berasal dari berbagai institusi, seperti TNI, Polisi dan Satpol PP. 

"Saya atas nama pemerintah Provinsi DKI Jakarta dan atas nama masyarakat Jakarta menyampaikan terima kasih, apresiasi, penghargaan setinggi-tingginya kepada ibu kepada bapak yang bekerja sebagai tim pemulasaran jenazah yang selama masa pandemi kemarin telah mewakili kita semua menjalankan kewajiban yang banyak di antara kita justru cenderung untuk mungkin menjauhinya," katanya saat upacara pemberian penghargaan kepada 52 petugas di Silang Monas, Rabu (22/9/2021) sore. 

Anies mengatakan, memakamkan jenazah korban Covid-19 berisiko. Namun, risiko pekerjaan itu tetap diambil 52 orang tadi sehingga pengurusan jenazah korban Covid-19 di Jakarta tetap berjalan baik. 

"Kita semua menginginkan agar seluruh warga selamat. Tapi faktanya, pandemi ini membuat sebagian dari saudara-saudara kita berpulang lebih awal, wafat lebih cepat dan pada saat itulah kita semua membutuhkan pribadi-pribadi yang mau bekerja mengurus, memastikan prosesi menjalankan dengan baik seluruh kewajiban tertunaikan. Dan ibu bapak sekalian 52 orang yang selama ini menjalankan tugas ini," ujar Anies. 

Anies mengungkapkan, sejak awal Pandemi Covid-19 masuk ibu kota hingga kemarin, terdata ada sebanyak 31.969 orang korban wafat akibat Covid-19. Dalam perjalananya, ada satu hari di mana puncak pelayanan jenazah mencapai angka tertinggi yakni 407 jenazah. Peristiwa itu terjadi pada 10 juli 2021.

"Bukan angka yang kecil. Angka yang amat besar," ungkapnya. 

Kini, keadaan terus membaik. Warga Ibu kota memasuki fase-fase pemulihan kesehatan. Kerjasama semua pihak dalam penanganan Covid-19 telah menghasilkan dampak yang positif. Anies menyebut 52 orang petugas gabungan itu merupakan contoh dan teladan. 

"Hari ini kita mensyukuri bahwa kondisi Jakarta sudah jauh terkendali kasus aktif sudah di angka 2.300 padahal di pertengahan juli sempat menjadi 113.000 kasus aktif," katanya.[]