News

Anies Bikin Bangga Warga DKI!

Target Vaksinasi Sudah Tercapai, Sebulan Lebih Cepat dari Tenggat Jokowi


Anies Bikin Bangga Warga DKI!
Gubernur DKI Jakarta Terpilih Anies Baswedan memberi salam hormat saat sesi pemotretan di Jalan Tirtayasa, Kawasan Kebayoran Baru, Jakarta, Kamis (12/10). Acara pemotretan dan fitting baju dinas ini untuk persiapan pelantikan pada 16 Oktober 2017 mendatang. Anies-Sandi merupakan Gubernur DKI Jakarta terpilih 2017-2022 yang mengalahkan pasangan Ahok-Djarot. (AKURAT.CO/Sopian)

AKURAT.CO, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memastikan hingga akhir Juli kemarin sudah 7,5 juta warga divaksin Covid-19 dosis pertama. Dengan capaian ini, artinya, Pemprov DKI Jakarta telah memenuhi tergat vaksinasi yang diminta Presiden Jokowi.

"Kita masih ingat bahwa pada 14 Juni yang lalu Bapak Presiden memberikan target 7,5 juta vaksinasi dosis pertama di Jakarta yang harus tuntas di akhir bulan Agustus. Alhamdulillah 31 Juli 2021 kita laporkan bahwa target itu telah tercapai," kata Anies dalam video di Youtube Pemprov DKI Jakarta seperti dilihat redaksi, Minggu (1/8/2021).

Anies merinci, saat ini jumlah warga DKI yang telah sekali divaksin dosis pertama sebanyak 7,5 juta orang, sementara 2,5 juta lainnya telah menerima dosis lengkap.

"Vaksin dosis pertama dan 2,5 juta vaksin dosis kedua telah diberikan di Jakarta, alhamdulillah artinya ini adalah kita lebih cepat satu bulan dari target jadwal yang sudah ditetapkan," tuturnya.

Anies melanjutkan, dari jumlah warga yang menerima satu dosis vaksin pertama, 4,5 juta di antaranya adalah warga ber-KTP DKI Jakarta, sisanya warga non DKI yang berdomisili dan bekerja di Jakarta yang jumlahnya sekitar 3 juta orang.

"(Warga non DKI) terbanyak tentu yang dari sekitar Jakarta, misalnya ada sekitar 1,3 juta warga ber-KTP Jawa Barat dan ada sekitar 500 ribu warga ber-KTP Banten yang juga divaksin di Jakarta," bebernya.

Dari warga DKI yang telah divaksin, lanjut Anies, mayoritas adalah para pekerja di layanan publik yang mobilitas dan pergerakan di luar rumah jauh lebih padat ketimbang sektor lainnya.

"Mereka jumlahnya 1,6 juta orang," imbuhnya.[]