Lifestyle

Biji Pala 3 Kali Lebih Lama Segarkan Mulut Dibanding Peppermint


Biji Pala 3 Kali Lebih Lama Segarkan Mulut Dibanding Peppermint
Manfaat dahsyat buah pala melebihi menthol (ISTIMEWA)

AKURAT.CO, Para ilmuwan menemukan senyawa dalam buah pala menghasilkan efek dingin 30 kali lebih banyak dibanding menthol daun mint. Senyawa pala lebih banyak namun sensasinya lebih lembut, tidak memberikan sensasi beku seperti menthol.

Senyawa pala bernama neolignan itu menghasilkan sensasi segar 3 kali lebih lama dibanding menthol. Para peneliti percaya, senyawa pala dapat digunakan sebagai bahan baku pastagigi dan mouthwash.

Temuan baru tentang biji pala:

baca juga:

1. Ekstrak pala mengandung senyawa serupa dengan menthol yang disebut cold-sensitive receptor.

2. Senyawa yang dinamai threo-Δ8’-7-ethoxy-hydroxy-3,3’,5’-trimethoxy-8-Ο-4’-neolignan, memiliki daya 30 kali lebih besar dari menthol, namun para ilmuwan juga menemukan bahwa ada kemungkinan mereka mampu meningkatkan daya efek dingin itu menjadi 116 kali lipat.

3. Para ilmuwan mengujikan biji pala sebagai mouthwash dan hasilnya orang harus berkumur selama 5 menit untuk merasakan kesejukan setara mouthwash biasa dari menthol, namun kesegarannya bertahan hingga 30 menit atau 3 kali lebih lama dari efek mouthwash menthol.

Saat ini para peneliti tersebut mengujicoba penggunaan pala dalam permen karet. “Senyawa ini memiliki daya tahan kesegaran lebih lama bisa karena penyerapannya yang lambat. Pala memiliki banyak manfaat, tingginya kandungan menthol sering menimbulkan sensasi terbakar, menyebabkan iritasi dengan rasa dan bau yang khas, namun kadar senyawa pala yang rendah tidak akan menimbulkan sensasi dingin,” papar Tomohiro Shirai ahli kimia Kao Corporation, Jepang, dikutip Dailymail (22/12).

“Tingginya berat molekular senyawa biji pala membuat efek dingin pala lebih tahan lama,” papar Shirai menambahkan.

Menthol digunakan secara luas sebagai bahan baku pasta gigi dan mouthwash karena efek menthol sangat cepat dirasakan otak.  Temuan ini dimuat dalam Journal ASC Medicinal Chemical Letters, jurnal ilmiah yang membahas penelitian pada tumbuhan dan rempah-rempah.[]