Ekonomi

Bidik Ekspansi Lewat Melantai di BEI, Bagaimana Gerak Saham NPGF?

PT Nusa Palapa Gemilang Tbk (NPGF) akhirnya mencatatkan namanya di papan bursa saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Rabu (14/4/2021)


Bidik Ekspansi Lewat Melantai di BEI, Bagaimana Gerak Saham NPGF?
PT Nusa Palapa Gemilang Tbk (NPGF) akhirnya mencatatkan namanya di papan bursa saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Rabu (14/4/2021). (ISTIMEWA)

AKURAT.CO PT Nusa Palapa Gemilang Tbk (NPGF) akhirnya mencatatkan namanya di papan bursa saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Rabu (14/4/2021). Perseroan yang tercatat dengan kode emiten NPGF ini, pada penawaran umum saham perdana atau initial public offering (IPO) tercatat melepas 648,04 juta saham baru atau setara 20% dari modal ditempatkan dan disetor penuh dengan harga penawaran sebesar Rp100.  

Direktur Utama NPGF Uus Sudianto mengungkapkan melalui aksi korporasi ini NPGF akan menghimpun dana segar sebesar Rp64,8 miliar. Adapun dana yang diperoleh NPGF tersebut sebanyak 82% akan digunakan untuk akusisi lahan, sebanyak 17% akan digunakan untuk pelunasan pembelian mesin produksi, dan sisanya akan digunakan untuk modal kerja Perseroan yaitu pembelian bahan baku produksi.

" Langkah Perseroan untuk melantai di BEI melalui IPO adalah bagian dari strategi Perseroan untuk memperbesar kapasitas pendanaan Perseroan, serta demi meningkatkan tata kelola Perseroan agar menjadi lebih baik lagi di masa-masa yang akan datang," papar Uus melalui keterangan resmi, Rabu (14/4/2021).

Pihaknya mengklaim kinerja NPGF sampai dengan September 2020 telah mencatatkan pertumbuhan pendapatan yang positif kendati pandemi Covid-19 telah merebak secara global. Perseroan tetap optimis bahwa prospek usaha yang dijalankan saat ini masih akan positif di masa-masa yang akan datang.

“ Hal ini terlihat dari pertumbuhan permintaan pupuk NPK dari perkebunan kelapa sawit sebagai imbas dari membaiknya harga CPO internasional. Secara keseluruhan, pertumbuhan sektor non migas dari industri dasar dan kimia terus meningkat hingga 14,96 % sampai dengan kuartal ketiga tahun 2020 yang lalu," jelasnya.

Sedangkan Daud Gunawan, Head of Corporate Finance PT UOB Kay Hian Sekuritas yang merupakan Penjamin Pelaksana Emisi Efek menyatakan, perseroan telah memperoleh Ijin Efektif dari Otoritas Jasa Keuangan 
(OJK) pada tanggal 29 Maret 2021. Selama masa penawaran umum pada tanggal 31 Maret sampai dengan 7 April 2021, saham PT Nusa Palapa Gemilang Tbk mendapatkan minat yang cukup positif dari para 
investor dimana jumlah permintaan yang masuk mengalami oversubscribed hingga sebesar 3,97x dari jumlah total penawaran saham yang ditawarkan dalam IPO Perseroan ini.

" Kami meyakini bahwa rencana ekspansi usaha yang didanai dari hasil IPO Perseroan tersebut akan memberikan efek yang positif bagi kelangsungan maupun prospek usaha Perseroan ke depannya," tambahnya.

Seperti diketahui, dalam perdagangan perdana, saham NPGF dibuka naik 35% ke level Rp135 dan langsing mentok auto rejection atas (ARA).

Adapun hingga Kamis (15/4/2021), saham NPGF naik 34,81% atau 47 poin ke level Rp183 per saham.

Denny Iswanto

https://akurat.co

0 Komentar

Tinggalkan komentar

Untuk komentar, silahkan terlebih dahulu