Ekonomi

Biden Sementara Ungguli Trump, Apa Positif dan Negatifnya buat Ekonomi Kita?

Ekonom Indef menilai Bhima Yudhistira menilai jika Biden terpilih maka dampaknya bagi kepentingan ekonomi Indonesia akan positif dan negatif.

Biden Sementara Ungguli Trump, Apa Positif dan Negatifnya buat Ekonomi Kita?
Hasil penghitungan sementara Pilpres AS, Kamis (5/11/2020) (dw.com)

AKURAT.CO Penghitungan suara Pemilihan Presiden (Pilpres) Amerika Serikat (AS) saat ini masih berlangsung. Kedua kandidat Capres bersaing dengan ketat untuk mendapatkan 270 suara elektoral yang dibutuhkan untuk memenangi kursi kerpresidenan.

Hasil quick count Pilpres AS per 5 November 2020 pukul 12.20 WIB mencatat Joe Biden dari Partai Demokrat unggul sementara dengan mengantongi 264 electoral votes.

Sementara Donald Trump dari Partai Republik meraih 214 electoral votes. Hingga saat ini tersisa lima wilayah yang belum menyetor hasil pemungutan suara.

baca juga:

Ekonom Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Bhima Yudhistira menilai jika Biden terpilih maka dampaknya bagi kepentingan ekonomi Indonesia akan positif dan negatif.

“Jika Biden terpilih dampaknya ada positif dan negatif bagi kepentingan ekonomi Indonesia,” ujarnya kepada Akurat.co, Jakarta, Kamis (5/11/2020).

Menurut Bhima, dampak positifnya adalah eskalasi perang dagang dengan China akan menurun. Dengan demikian, situasi ini akan menguntungkan pemulihan ekspor Indonesia baik ke AS maupun sebagai pemasok bahan baku ke China.

Selain itu, Biden dalam hal stimulus dinilai lebih pro terhadap kelas menengah AS yang merupakan pasar besar produk garmen dan alas kaki dari Indonesia. Berbeda dengan Trump yang pro terhadap keringanan pajak bagi kelas atas atau elit.

Tak hanya itu, gelontoran stimulus di AS yang lebih besar diharapkan mampu mempercepat pemulihan ekonomi global.

“Biden juga menaruh perhatian terhadap penanganan COVID-19 yang lebih serius dengan pendekatan sains. Ini kabar baik agar pandemi bisa segera ditekan di AS,” lanjutnya.