News

PDIP Salahkan Anies Stop Reklamasi

Biden Prediksi Jakarta Tenggelam 10 Tahun Lagi


PDIP Salahkan Anies Stop Reklamasi
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (kedua kiri) didampingi Dirut Jakpro Dwi Wahyu Daryoto (kiri), Sekjen Dewan Ketahanan Nasional Letjen Doni Monardo (tengah), Sekda DKI Jakarta Saefullah (kedua kanan) dan Wali Kota Jakarta Utara Syamsuddin Lologau (kanan) meninjau area pembangunan jalur Jalan Sehat dan Sepeda Santai (Jalasena) di kawasan Pantai Kita dan Pantai Maju, Jakarta, Minggu (23/12/2018). Jalasena dibangun sepanjang 7,6 km di kawasan Pantai Kita dengan luas 109 hektar yang memiliki fasi ( ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto)

AKURAT.CO, Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden memprediksi Jakarta akan tenggelam 10 tahun lagi. Menanggapi pernyataan Biden, Fraksi PDI Perjuangan DPRD DKI Jakarta mengungkit kebijakan Gubernur Anies Baswedan yang menghentikan proyek reklamasi di pantai utara Jakarta.

Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD DKI Gembong Warsono menyebut reklamasi menjadi solusi meminimalkan ancaman Jakarta tenggelam. Reklamasi akan membuat penurunan permukaan tanah bisa dihambat.

"Justru reklamasi itu dalam rangka untuk memperlambat penurunan permukaan tanah. Jangan salah ini secara teori loh bukan Gembong yang ngomong. Jadi apakah Pak Anis menyetop reklamasi udah benar? Ya salah," tegas Gembong.," kata Gembong ketika dihubungi redaksi, Senin (2/8/2021).

Gembong juga menyentil Anies yang dinilainya tak konsisten. Di satu sisi dia memberhentikan reklamasi yang digagas gubernur sebelumnya tetapi diam-diam mengeluarkan izin penimbunan laut di kawasan Ancol bagian timur dan barat seluas 155 hektare.

"Faktanya diberikan izin kok sekarang, (padahal) dulu Pak Anies menyetop reklamasi. Kenapa menyetop reklamasi? Karena untuk memberikan kepuasan karena janji (kampanye)nya saat itu. Tapi beberapa minggu kemudian dia memberikan izin untuk melakukan pembangunan di area reklamasi. Loh ini ceritanya gimana," imbuh Gembong.

Presiden AS Joe Biden memprediksi Jakarta akan tenggelam 10 tahun lagi. Hal itu dia sampaikan saat memberikan pidato di kantor Direktur Intelijen AS (CIA), Selasa (27/7/2021)..

Awalnya, Biden dalam pidatonya menyinggung bahaya pemanasan global. Mantan Wakil Presiden AS era kepemimpinan Barack Obama tersebut berujar, dampak pemanasan global bisa mencairkan es di kutub dan menaikkan permukaan air laut.

"Jika, pada kenyataannya, permukaan laut naik dua setengah kaki lagi (sekitar 0,7 meter), Anda akan melihat jutaan orang bermigrasi, memperebutkan tanah yang subur," ucap Biden.

Biden lantas menyinggung prediksinya soal Jakarta.

"Apa yang terjadi di Indonesia jika perkiraannya benar bahwa, dalam 10 tahun ke depan, mereka mungkin harus memindahkan ibu kotanya karena akan tenggelam?" kata Biden. "Itu penting. Ini adalah pertanyaan strategis sekaligus pertanyaan lingkungan," sambung Biden.[]