News

Biaya Kremasi Jenazah Covid-19 Jadi Ladang Basah Kartel, Jusuf Hamka: Harus Dilawan!

Jusuf perintahkan Yayasan Krematorium Cilincing yang dibinanya menerima kremasi jenazah korban Covid-19 hanya dengan biaya Rp7 juta.


Biaya Kremasi Jenazah Covid-19 Jadi Ladang Basah Kartel, Jusuf Hamka: Harus Dilawan!
Pembina Yayasan Krematorium Cilincing Muhammad Jusuf Hamka ()

AKURAT.CO, Pembina Yayasan Krematorium Cilincing Muhammad Jusuf Hamka mengatakan bahwa kremasi yang dikartelkan sangat tidak beradab.

Ia mengatakan demikian, setelah adanya pembentukan kartel dan secara tidak manusiawi yang memeras keluarga korban Covid-19 serta meminta biaya kremasi jenazah hingga Rp80 juta.

"Saya mendapat kabar bahwa telah terjadi kartel pada pembakaran jenazah korban Covid-19. Jelas kremasi yang dikartelkan sangat-sangat tidak beradab dan ini menyakitkan. Saya sedih," ujar Jusuf sebagaimana dalam video yang diunggah oleh pengacara kondang Hotman Paris di @hotmanparisofficial pada Rabu (21/7/2021).

Oleh karena itu, Jusuf perintahkan Yayasan Krematorium Cilincing yang dibinanya menerima kremasi jenazah korban Covid-19 hanya dengan biaya Rp7 juta.

"Karena kartel-kartel sudah tidak manusiawi, sudah memeras saudara-saudara kita sampai dengan harga Rp80 juta dan kita lawan kartel ini, bersama kita bisa," ujarnya.

Jusuf juga akan menggratiskan biaya untuk mereka yang tidak mampu. "Buat saudara-saudara yang tidak mampu, bawa surat keterangan lurah dan bawa juga surat keterangan camat, saya akan mintakan supaya dibebaskan dari biaya alias gratis," kata dia.

Sebelumnya, Hotman Paris Hutapea geram dengan mahalnya biaya kremasi jenazah Covid-19. Hotman mengaku menerima aduan warga, harus mengeluarkan uang hingga Rp 80 juta untuk pengurusan jenazah.

"Ada warga ngadu ke saya, untuk biaya peti jenazah 25 juta, transport 7,5 juta, kremasi 45 juta, lain-lain 2,5 juta. Maka keluarga si korban harus membayar 80 juta untuk kremasi. Apakah kau bisa tersenyum saat simpan uangmu di atas penderitaan, mayat keluarga orang lain," ucap Hotman dalam video yang diunggah di akun Instagram pribadinya, Selasa (20/7/2021).

Menurut Hotman, mahalnya biaya kremasi sangat tidak manusiawi di tengah masyarakat Indonesia yang sedang kesulitan ekonomi akibat wabah Covid-19. Dia pun menyinggung pihak rumah duka dan krematorium yang mematok harga selangit. 

"Hallo rumah duka, kenapa kau begitu tega untuk menagih biaya-biaya yang begitu tinggi untuk korban-korban pandemi," ucap dia dalam video berdurasi 1 menit 24 detik dan ditonton 401,385 kali setelah 6 jam diuplod.

Hotman menyebut dulu biaya kremasi hanya Rp 7 juta. Karenanya dia minta hukum ditegakkan. Hotman mendesak kepolisian menindak tegas oknum rumah duka dan krematorium nakal.[]