Ekonomi

Biaya Cek Saldo dan Tarik Tunai ATM Link Batal, KKI Cabut Laporan

KKI mengapresiasi Keputusan Himbara  untuk membatalkan pengenaan biaya cek saldo dan tarik tunai di mesin ATM Link


Biaya Cek Saldo dan Tarik Tunai ATM Link Batal, KKI Cabut Laporan
ATM Link (bri.co.id)

AKURAT.CO KKI mengapresiasi Keputusan Himbara untuk membatalkan pengenaan biaya cek saldo dan tarik tunai di mesin ATM Link.

"Konsumen Indonesia tentu mengapresiasi dengan keputusan pembatalan pengenaan biaya cek saldo dan tarik tunai. Langkah yang diambil oleh Himbara telah tepat dan berpihak kepada konsumen maupun masyarakat Indonesia," kata Ketua Konsumen Indonesia , Dr. David Tobing, lewat keterangan tertulisnya, Selasa (15/6/2021).

David juga menyampaikan pihaknya juga berharap Bank-Bank BUMN dapat konsisten pada pelayanan yang prima dan hubungan baik kepada nasabah. 

" Kalau bisa justru Bank-bank BUMN mengadakan program yang dapat memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi nasabah di masa pandemi Covid-19,"ujarnya.

David juga menyambut positif pembatalan ini dan akan mencabut Laporan ke KPPU yang sebelumnya dilakukan karena menilai adanya dugaan kartel dengan cara menerapkan biaya saldo dan tarik tunai yang seragam di sesama Himbara.

"KKI akan merespons positif langkah Himbara dengan segera mencabut Laporan Dugaan Kartel di KPPU" jelas David.

Perlu diketahui, sebelumnya David dan KKI melaporkan Himbara ke Badan Perlindungan Konsumen Nasional Indonesia, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan terakhir ke Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) dan Menteri BUMN karena Himbara akan melakukan pengenaan biaya cek saldo dan tarik tunai pada ATM Link. Namun demikian, pada tanggal 1 Juni 2021 Himbara justru menunda bukan membatalkan. 

"Dengan membatalkan penerapan biaya cek saldo dan tarik tunai kepada nasabah di ATM Link, maka dapat dipastikan Himbara akan terlepas dari jerat kartelisasi dan potensi digugat oleh nasabahnya sendiri," pungkas David.

Seperti diketahui, sebelumnya ada wacana mulai 1 Juni 2021, jaringan ATM Link bank BUMN yakni Bank Mandiri, BRI, BNI, dan BTN bakal mengenakan biaya untuk cek saldo hingga tarik tunai. Mengutip dari berbagai laman resmi Bank Himbara, Jakarta, Jumat (21/5/2021), disebutkan perubahan biaya tersebut merupakan kesepakatan bank milik negara (Himbara) dan diberlakukan pada transaksi Cek Saldo menjadi Rp2.500 dan tarik tunai menjadi Rp5.000.