Ekonomi

Biang Kerok, OJK Catat Sepanjang 2021 Pengaduan Konsumen Pinjol Sampai 50 Ribu Aduan!

OJK mencatat pada 2021 pengaduan konsumen soal fintech atau pinjaman online (pinjol) paling banyak hingga mengalahkan pengaduan konsumen terkait perbankan


Biang Kerok, OJK Catat Sepanjang 2021 Pengaduan Konsumen Pinjol Sampai 50 Ribu Aduan!
Komisioner Bidang Edukasi dan Perlindungan Konsumen OJK Tirta Segara saat Media Gathering, Bandung, Sabtu (5/12/2021). (Wayan Adhi)

AKURAT.CO Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat pada 2021 pengaduan konsumen soal fintech atau pinjaman online (pinjol) paling banyak hingga mengalahkan pengaduan konsumen terkait perbankan.

Komisioner Bidang Edukasi dan Perlindungan Konsumen OJK Tirta Segara mengatakan tingkat pengaduan fintech mencapai 50.413, melebihi daripada perbankan sekitar 49.205 sepanjang 1 Januari sampai 25 November 2021.

" Sengketa awalnya top scorer itu perbankan, tahun ini fintech paling atas dari Januari sampai November 2021," kata Tirta saat Media Gathering, Bandung, Sabtu (5/12/2021).

Tirta mengatakan masalah fintech yang menjadi aduan konsumen adalah debt collector, legalitas lembaga jasa keuangan (LJK), rektrurisasi pinjaman online, keberatan biaya, denda, hingga penipuan.

Selain itu, OJK juga mencatat sepanjang tahun ini terdapat 595.521 pengaduan konsumen dimana angka tersebut naik 22 kali lipat dari tahun 2017 sebelumnya.

" Pengaduan naik 2020 itu banyak sekali terutama mengenai restrukturisasi tagihan. Tahun ini lonjakan 22 kali naik dibandingkan 2017," ujarnya.

Untuk pengaduan industri keuangan non bank (IKNB) pengaduan sebesar 25.072 sepanjang tahun 2021. 

Kemudian untuk sektor asuransi sebanyak 5.783, dan sektor pasar modal sebanyak 2.685 pengaduan konsumen.

Tirta juga mengatakan untuk penyelesaian sengketa sektor jasa keuangan, OJK telah mengintegrasikan Lembaga Alternatif Penyelesaian Sengketa Sektor Jasa Keuangan (LAPS SJK) untuk memudahkan penyelesaian sengketa.