Ekonomi

BI: Pola Musiman, Survei Penjualan Eceran Januari 2021 Menurun

BI mencatat survei penjualan eceran Januari 2021 mengalami penurunan. Hal ini sejalan dengan pola musimannya terkait pasca perayaan Natal dan Tahun Baru.


BI: Pola Musiman, Survei Penjualan Eceran Januari 2021 Menurun
Suasana gedung Bank Indonesia di Jakarta Pusat, Rabu (14/8/2019). Deputi Gubernur Senior BI Destry Damayanti mengatakan, Bank Indonesia memiliki beberapa instrumen termasuk yang sifatnya hedging instrumen seperti Domestic Non Delivery Forward (DNDF). Instrumen transaksi DNDF ini memberikan alternatif lindung nilai bagi pelaku pasar, sehingga mengurangi demand di pasar spot. (AKURAT.CO/Dharma Wijayanto)

AKURAT.CO Bank Indonesia (BI) mencatat survei penjualan eceran Januari 2021 mengalami penurunan. Hal ini sejalan dengan pola musimannya terkait pasca perayaan HBKN Natal dan Tahun Baru.

Direktur Eksekutif Kepala Departemen Komunikasi BI Erwin Haryono mengatakan, selanjutnya, penjualan eceran diprakirakan membaik pada Februari 2021, meski masih kontraksi.

"Hal itu tercermin dari IPR Februari 2021 yang diprakirakan kontraksi 0,7% (mtm), lebih kecil dibandingkan dengan kontraksi 4,3% (mtm) pada bulan sebelumnya, sejalan dengan permintaan masyarakat yang terjaga saat HBKN (Imlek)," ucapnya lewat keterangan resmi BI, Jakarta, Selasa (9/3/2021).

Ia memaparkan, Kelompok Peralatan Informasi dan Komunikasi serta kelompok Suku Cadang dan Aksesori diprakirakan tumbuh positif, sehingga menopang kinerja penjualan eceran.

Secara tahunan, kinerja penjualan eceran diprakirakan relatif stabil dengan pertumbuhan IPR sebesar -16,5% (yoy) pada Februari 2021, dibandingkan dengan -16,4% (yoy) pada bulan sebelumnya.

Kemudian, penjualan eceran sejumlah komoditas seperti Sandang, Barang Budaya dan Rekreasi, Suku Cadang dan Aksesori, serta Peralatan Informasi dan Komunikasi terindikasi membaik, meski masih kontraksi.

Sebelumnya pada Januari 2021, kinerja penjualan eceran menurun sejalan dengan pola pasca perayaan HBKN Natal dan Tahun Baru, di tengah Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) dan cuaca yang kurang mendukung.

Penurunan terjadi pada seluruh kelompok komoditas, dengan penurunan terdalam pada kelompok Bahan Bakar Kendaraan Bermotor, Perlengkapan Rumah Tangga Lainnya, dan subkelompok Sandang.

Dari sisi harga, tekanan inflasi pada 3 bulan mendatang (April 2021) meningkat, sementara pada 6 bulan mendatang (Juli 2021) menurun.

Dhera Arizona Pratiwi

https://akurat.co