Ekonomi

Berusia Lebih dari 35 Tahun di Indonesia, Ini 5 Fakta Menarik Restoran Cepat Saji A&W

Fakta restoran cepat saji A&W.


Berusia Lebih dari 35 Tahun di Indonesia, Ini 5 Fakta Menarik Restoran Cepat Saji A&W

AKURAT.CO, Sebuah video mendadak viral memperlihatkan seorang pelanggan komplain kepada pramusaji restoran cepat saji A&W. Sejumlah warganet pun banyak yang memberikan dukungan kepada pramusaji dari restoran cepat saji asal AS tersebut. A&W merupakan salah satu restoran cepat saji yang telah lama beroperasi di Indonesia. 

Dilansir dari berbagai sumber, AKURAT.CO mengumpulkan sejumlah fakta penting terkait restoran cepat saji A&W. 

1. Bukan American Warteg

Restoran A&W memang telah lama berdiri di Indonesia. Meski begitu tak banyak yang tahu singkatan dari nama tersebut. Bahkan, beberapa orang menyebutnya sebagai American Warteg. Padahal, restoran A&W merupakan inisial dari nama belakang pendirinya, Roy W. Allen dan Frank Wright. Ciri khas dari restoran cepat saji ini adalah minumannya yang khas yang awalnya memiliki rasa sarsaparila yang bernama rootbeer. 

baca juga:

2. Mulai tahun 1919

Awal mula berdirinya restoran A&W adalah berasal dari inisiatif Roy Allen, yang juga merupakan seorang pengusaha, berhasil menjual minuman rootbeer pada tahun 1919 silam. Di kota kecil Lodi, California, AS, minuman tersebut begitu populer. Pasalnya, minuman tersebut memiliki rasa dan aroma yang begitu khas. Usut punya usut, Roy mendapatkan formula minuman tersebut dari seorang ahli farmasi ketika keduanya bertemu di Arizona. 

3. Ajak karyawannya

Setelah itu, Roy mulai membuka cabangnya di sejumlah kota lain, termasuk di Sacramenton. Di kota ini, kios milik Roy menjadi kios minuman pertama yang menerapkan konsep drive-in. Seiring dengan perkembangannya, Allen mengajak salah satu karyawannya, Frank Wright, untuk menjadi partner usahanya. Maka, sejak itulah, merek A&W mulai dipakai sebagai brand yang merupakan singkatan dari Allen & Wright. 

4. Dijual ke pengusaha lain

Selama Perang Dunia II, A&W menjaid salah satu restoran yang memasok minuman untuk para tentara. Setelah perang berakhir, jumlah gerai restoran A&W mengalami peningkatan yang sangat pesat. Namun, di tahun 1950, sang pendiri Roy Allen memutuskan pensiun dan menjual bisnisnya kepada seorang pengusaha dari Nebraska bernama Gene Hurtz hingga akhirnya membentuk perusahaan induk A&W Rootbeer Company dengan ketika itu memiliki lebih dari 450 gerai. 

5. Berusia lebih dari 30 tahun di Indonesia

Sejak dipimpin oleh Hurtz, restoran A&W terus mengalami perkembangan yang begitu pesat. Sejak tahun 1956, restoran ini telah membuka cabang di luar AS dengan outlet pertama di Winnipeg, Manitoba, Kanada. Sedangkan A&W masuk ke Indonesia pada tahun 1985. Dengan begitu, restoran A&W telah berada di Indonesia selama lebih dari 36 tahun. Hingga kini, A&W telah memiliki lebih dari 200 restoran yang tersebar di berbagai kota di Indonesia dengan melayani sekitar 5 juta pelanggan setiap bulannya. 

Di bawah pengelolaan perusahaan A Great American Brand LLC, restoran cepat saji A&W telah memiliki lebih dari 900 gerai di berbagai belahan dunia yang didukung oleh lebih dari 35 ribu karyawan. []