Rahmah

Beruntung! Abu Nawas Hampir Kena Pukulan Sang Istri, Endingnya Malah Lucu

Pada suatu hari, Abu Nawas pulang ke rumahnya pada larut malam. Hal itu tentu saja membuat istrinya merasa jengkel.


Beruntung! Abu Nawas Hampir Kena Pukulan Sang Istri, Endingnya Malah Lucu
Abu Nawas, penyair ternama yang kisah hidupnya penuh kontroversi (BBC)

AKURAT.CO Meski dikenal sebagai memiliki kecerdasan dan dapat membantu menyelesaikan masalah orang-orang disekitarnya, namun sungguh berbeda di kehidupan rumah tangganya. Abu Nawas mungkin dapat dikategorikan sebagai seorang suami yang takut pada istrinya.

Terbukti pada suatu ketika, Abu Nawas pulang ke rumahnya pada larut malam. Hal itu tentu saja membuat istrinya merasa jengkel. Bagaimana tidak, karena hampir setiap hari Abu Nawas pulang malam. 

Karena sikapnya itu sudah kelewatan. Akhirnya sang istri berencana untuk mengerjai Abu Nawas dengan memberinya sebuah hukuman. Sang istri berharap dengan cara itu, Abu Nawas dapat berubah.

Singkat cerita, di malam yang larut dan  Abu Nawas belum pulang ke rumah, sang istri ternyata sudah menunggu Abu Nawas dengan memegang sebatang tongkat pemukul. Ia berencana menjebak Abu Nawas dengan berpura-pura menuduhnya sebagai pencuri dan memukulnya.

Waktu sudah semakin larut, namun Abu Nawas juga belum pulang. Sang istri yang sudah mengantuk itu, tiba-tiba dikejutkan dengan suara yang datang dari balik jendela rumahnya. 

Sang istri sudah menduga jika yang datang adalah Abu Nawas.  Dengan membawa tongkat di tangannya, ia langsung bergegas mendekati jendela dan bersiap untuk memukulnya. Sebelumnya, sang istri sengaja mematikan semua lentera rumahnya demi melancarkan aksinya itu. 

Dari balik jendela, orang itu memasuki rumah Abu Nawas. Tanpa ingin berlama-lama, sang istri langsung melayangkan pukulann ke arah orang tersebut hingga orang itu jatuh tersungkur ke lantai.

"Ampun... Ampun...," teriak orang tersebut.

Akan tetapi, sang istri merasa kaget setelah mendengar teriakannya. Ia mulai menyadari jika suara itu bukanlah suara Abu Nawas. Karena merasa penasaran, akhirnya sang istri menghidupkan lentera rumahnya. Sehingga tampak jelas bahwa orang tersebut bukanlah suaminya, melainkan orang lain yang hendak mencuri di rumahnya. Sontak sang istri langsung berteriak tidak karuan meminta tolong,

"Pencuri,...pencuri,...tolong...toloong..." teriaknya.

Teriakan istri Abu Nawas ternyata membangunkan warga sekitar. Mereka langsung bergegas menuju rumah Abu Nawas dengan cepat.

"Maaf, aku tidak bermaksud menyakitinya, apalagi sampai separah ini. Aku sudah keliru," kata istri Abu Nawas kepada warga yang datang.

"Keliru bagaimana?" tanya salah seorang warga penasaran.

"Tadi, ia masuk melalui jendela, aku kira itu suamiku yang baru pulang berpesta dengan teman-temannya, makanya langsung saya gebuk," jelas istri Abu Nawas.

Tidak lama kemudian, Abu Nawas pulang. Ia kaget, wajahnya menjadi pucat melihat banyak orang di rumahnya. Dirinya khawatir telah terjadi sesuatu kepada istrinya. Ia langsung berlari mendekati kerumunan warga di rumahnya. 

Kemudian ada salah seorang yang  menceritakan kejadian sebenarnya. Wajah Abu Nawas yang semula pucat berubah menjadi tersenyum. Ia kemudian berkata,

"Hmm. Untung saja aku pulang lebih telat lagi, kalau tidak, aku yang akan mengalami kejadian seperti orang itu,” kata Abu Nawas merasa bahagia.[]