Ekonomi

Bertemu Jokowi, Putin Tawarkan Investasi di Industri Nuklir Hingga Bangun Transportasi IKN

Putin mengatakan bahwa ia tertarik untuk mengembangkan industri nuklir di Indonesia dan membeberkan bila banyka perusahaan energi Rusia yang saat ini sudah beroperasi di Indonesia.


Bertemu Jokowi, Putin Tawarkan Investasi di Industri  Nuklir Hingga Bangun Transportasi IKN
Presiden Indonesia Joko Widodo bersama Presiden Rusia Vladimir Putin memberikan keterangan pers bersama usai melakukan pertemuan di Istana Kremlin, Moskow, Kamis (30/6) (INSTAGRAM/@jokowi)

AKURAT.CO, Pertemuan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dengan Presiden Rusia Vladimir Putin di Moskow membahas potensi kerja sama yang bisa dijajaki. Beberapanya adalah kerjasama di bidang pengembangan nuklir.

Dalam pertemuannya dengan Jokowi, Putin mengatakan bahwa ia tertarik untuk mengembangkan industri nuklir di Indonesia dan membeberkan bila banyak perusahaan energi Rusia yang saat ini sudah beroperasi di Indonesia.

"Banyak perusahaan kami, termasuk perusahaan energi yang beroperasi di Indonesia. Ada ketertarikan untuk mengembangkan industri tenaga nuklir nasional," kata Putin dalam pernyataan resminya.

baca juga:

Mengutip dari kantor berita RIA Novosti, Putin mengklaim perusahaan energi Rusia cukup kompeten dan berpengalaman. Putin pun sesumbar bahwa teknologi yang dimiliki perusahaan Rusia tidak tertandingi dan telah terjamin sejak di era Uni Soviet dahulu kala.

Dalam pembicaraan itu, Putin menyodorkan nama Rosatom State Corporation yang bersedia mengambil bagian dalam pengembangan dalam proyek bersama. Rosatom sendiri merupakan perusahaan energi milik Rusia yang terkenal dan sudah membantu serta bermitra dengan 50 negara di dunia.

"Termasuk proyek yang terkait dengan penggunaan non-energi teknologi nuklir, misalnya, di bidang kedokteran dan pertanian," katanya menambahkan.

Pada pertemuan kali ini, Putin mengungkapkan apresiasi yang sangat tinggi. Ia menyebut Indonesia merupakan salah satu mitra strategis dan mitra utama Rusia di Asia-Pasifik.

Putin juga mengingatkan peran dan partisipasi Rusia dalam pembangunan di Indonesia sejak tempo dahulu, ia mengatakan pembangunan transportasi dan infrastruktur seperti rumah sakit, stadion dan institusi penting lainnya memiliki campur tangan insinyur handal dari Rusia, yang saat itu masih bernama Uni Soviet.

Selain itu, Putin juga menawarkan Indonesia memiliki potensi kerjasama bisnis dalam pengembangan transportasi dan logistik.

Sumber: RIA Novosti