Lifestyle

Bertambahnya Populasi Manusia, Bertambah Pula Kebutuhan Protein

Bertambahnya Populasi Manusia, Bertambah Pula Kebutuhan Protein
Ilustrasi protein (THEHEALTHSITE.COM)

AKURAT.CO  Staf Ahli dari Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) Budi Sulistiyo mengatakan populasi dunia diperkirakan akan tumbuh lebih dari sepertiga hingga 2050. 

Bahkan Organisasi Pangan dan Pertanian Dunia (FAO) memprediksi kebutuhan protein dunia akan meningkat hingga 7%, karena peningkatan polulasi manusia.

“Sumber daya kelautan dalam hal ini adalah perikanan sebagai sumber ekonomi dan sumber protein, kemudian bagaimana kita bisa menguasai hal tersebut,” jelas Budi dalam webinar yang diselenggarakan oleh Laboratorium Indonesia 2045 (Lab 45) bertajuk “Prospek Ekonomi Biru bagi Pemulihan Ekonomi di Indonesia”, dikutip pada Selasa (27/9/2022).

baca juga:

Budi menuturkan, permintaan ikan global akan berlipat ganda antar 2020 dan 2050. Permintaan tersebut akan lebih banyak dipenuhi dari produksi perikanan budidaya. 

“Untuk itu, dalam pemenuhan kebutuhan protein, ikan budidaya memiliki peluang yang cukup besar. Makanan laut hasil budidaya disebut memiliki edible yield yang cukup besar, yaitu 68% dibandingkan dengan sumber protein hewani lainnya” ungkapnya.

Lalu, Ketua Tim Kolaborasi Riset LAB 45, IPB dan Undip, Denny Nugroho Sugianto menambahkan, hasil kajiannya menunjukkan satu sektor bisa diurus oleh beberapa kementerian/lembaga (K/L). Di sektor energi terbarukan ada 6 KL yang mengurusi; konservasi laut 7 KL, pengelolaan pulau kecil dan pesisir kota 16 KL, dan perikanan dan budidaya 13 KL.

“Ini membuktikan bahwa pengelolaan pulau kecil, perikanan budidaya, maupun konservasi laut ini menjadi salah satu data yang menarik untuk kita analisis bersama,” ucap Denny pada kesempatan yang sama.

Sementara itu, Guru Besar Universitas Indonesia, Dorodjatun Kuntjoro-Jakti mengatakan tantangan utama pembangunan ekonomi biru dari hasil laut, yaitu menyeimbangkan pembangunan kawasan Indonesia barat dan kawasan Indonesia timur. 

Sebab, ia menyebut saat ini 56,10% penduduk Indonesia masih terkonsentrasi di Pulau Jawa. Untuk itu, persebaran penduduk yang merata ke berbagai pulau penting untuk dilakukan.

“Tugas kita adalah dengan memperhatikan gambaran persebaran penduduk menurut pulau, bagaimana kita membangun kawasan timur Indonesia, bagaimana kita bergerak ke arah pembangunan yang mengutamakan ekonomi biru dari segala jenis sektor di maritim kita,” ucap Kuntjoro pada kesempatan yang sama.