News

Bertambah! Tim Investigasi Periksa 31 Anggota Polri Terkait Tragedi Kanjuruhan

Bertambah! Tim Investigasi Periksa 31 Anggota Polri Terkait Tragedi Kanjuruhan
Kadiv Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo (Divisi Humas Polri)

AKURAT.CO, Polri menyampaikan hasil investigasi sementara terkait tragedi di Stadion Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur. 

Berdasarkan hasil investigasi sementara, jumlah polisi yang diperiksa terkait tragedi Kanjuruhan bertambah menjadi 31 anggota.

"Saat ini dari Irwasum maupun Propam sudah melakukan pemeriksaan terhadap 31 anggota Polri. Dari 31 anggota Polri tersebut, belum selesai. Jadi dilanjutkan pada malam hari ini (Rabu, red.), ada beberapa hal yang harus betul-betul didalami," Kadiv Humas Polri Irjen Pol Dedi Prasetyo dalam konferensi pers, Jakarta, Rabu (5/10/2022) malam. 

baca juga:

Ia mengatakan, saat ini 31 anggota Polri itu masih terus diperiksan dan didalami secara maraton. 

"Dari 31 anggota tersebut belum selesai, sehingga harus dilanjutkan dengan pemeriksaan malam ini karena sesuai arahan Kapolri ada beberapa hal yang harus betul-betul didalami," ucap dia.

"Kenapa demikian? Karena unsur ketelitian dan kecermatan harus jadi standar," tutur dia.

Sejauh ini tim investigasi telah memeriksa 35 saksi, termasuk dari anggota kepolisian yang bertugas di pengamanan laga Arema FC vs Persebaya Surabaya.

"Pemeriksaan para saksi sudah 35 saksi, baik saksi internal anggota Polri yang terlibat di dalam pengamanan maupun dari eksternal," katanya.

Sebagaimana diketahui, tragedi kerusuhan di Stadion Kanjuruhan, Malang itu menyebabkan 125 orang meninggal dunia. Selain 125 orang tewas, sementara itu, seratusan warga juga masih dalam perawatan.

Terkait hal ini, Labfor Polri tengah mendalami enam titik lokasi CCTV yaitu di pintu 3, 9, 10, 11, 12, dan 13.

Hingga kini, Labfor masih menganalisa hasil kamera pengawas tersebut. 

"Kenapa di 6 titik CCTV ini yang didalami oleh Labfor karena dari hasil analisa sementara dinilai titik ini korban cukup banyak," kata Kadiv Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo dalam jumpa pers di Malang, Selasa (4/10/2022). []