Olahraga

Berontak, 15 Pemain Timnas Putri Spanyol Minta Pelatih Jorge Vilda Dipecat

RFEF memberitahu pemain bahwa menolak bermain untuk tim nasional bisa mendatangkan sanksi larangan bermain selama dua sampai lima tahun.


Berontak, 15 Pemain Timnas Putri Spanyol Minta Pelatih Jorge Vilda Dipecat
Pemain Tim Nasional Putri Spanyol dalam salah satu pertandingan. (TWITTER/NB Sports Hub)

AKURAT.CO, Sebanyak 15 pemain Tim Nasional Putri Spanyol menolak bermain selama Jorge Vilda masih menjadi pelatih mereka. Sikap ini menyebabkan krisis di Timnas Putri Spanyol yang menimbulkan pertentangan antara pemain dengan Federasi Sepakbola Spanyol (RFEF).

The Guardian menulis aksi ini sebagai pemberontakan pemain terhadap kepemimpinan Vilda. Masing-masing dari 15 pemain tersebut telah mengirim surat ke RFEF untuk mengatakan bahwa kondisi mental dan kesehatan mereka terganggu dengan keberadaan Vilda.

Enam pemain Barcelona termasuk dalam kelompok ini. Juga pemain Manchester United (MU), Ona Batlle dan Lucia Garcia, serta pemain Manchester City, Lucia Garica dan Leila Ouhahabi. Adapun Kapten Irene Paredes dan peraih Ballon D’Or, Alexia Putellas, tidak turut ambil bagian.

baca juga:

RFEF merespons situasi ini dengan memberi peringatan terhadap pemain. Mereka menyatakan bahwa gerakan meminta pemecatan pelatih oleh pemain merupakan hal yang tidak terprediksi dalam sejarah sepakbola.

Federasi juga memberitahu bahwa menolak bermain untuk tim nasional bisa mendatangkan sanksi larangan bermain selama dua sampai lima tahun. RFEF mengambil sikap untuk tidak memanggil 15 pemain tersebut sebelum mereka mengaku salah dan meminta maaf.

“RFEF tidak akan mengizinkan para pemain mempertanyakan keberlanjutan pelatih, karena pengambilan keputusan-keputusan tersebut bukan bagian dari peran mereka,” kata RFEF dalam pernyataan resminya.

“Federasi tidak akan menerima tekanan desakan dalam bentuk apapun yang berhubungan dengan membuat keputusan-keputusan keolahragaan. Skema seperti ini tidak sesuai dengan nilai-nilai sepakbola atau olahraga dan merusak.”

Surat pernyataan para pemain muncul tiga pekan setelah anggota Timnas Spanyol menunjukkan ketidakpuasan mereka dengan Vilda kepada Presiden RFEF, Luis Rubiales. Dalam konferensi persnya, para pemain menegaskan bahwa mereka hanya menyampaikan perasaan dan tidak meminta pemecatan Vilda.

Alexia Putellas yang tidak turut dalam konferensi pers karena diketahui sedang menjalani pemulihan cedera, menyatakan dukungannya melalui media sosial. Sementara pemain Real Madrid sama sekali tidak mengirimkan surat protes ke RFEF.

Spanyol sendiri akan melakukan dua pertandingan uji coba pada Oktober mendatang, yakni menghadapi Swedia dan Amerika Serikat. RFEF menyatakan mereka akan memainkan pemain junior jika 15 pemain tersebut tetap pada pendiriannya.[]