Ekonomi

Bermula Hanya Enam Orang, Ini 5 Fakta Menarik e-Commerce Jepang Rakuten

Rakuten sempat merilis e-Commerce di Indonesia dengan nama Rakuten Belanja Online. Namun, pada tahun 2016 silam, layanan tersebut ditutup


Bermula Hanya Enam Orang, Ini 5 Fakta Menarik e-Commerce Jepang Rakuten
Seseorang sedang melintas didepan toko dengan logo Rakuten diatasnya (REUTERS / Yuya Shino)

AKURAT.CO Rakuten kini menjadi salah satu e-commerce paling populer di Jepang. Startup yang telah berdiri sejak tahun 1997 ini bahkan menjadi salah satu pemimpin dalam dunia jual-beli online di Asia. Tak hanya itu, Rakuten juga telah menjadi sponsor resmi dari salah satu klub sepak bola dunia, Barcelona FC. 

Dilansir dari berbagai sumber, AKURAT.CO mengumpulkan sejumlah fakta menarik terkait Rakuten. 

1. Dimulai dari 6 karyawan

Awal pendiriannya, rakuten berada di bawah nama MDM, Inc. Didirikan pada tahun 1997 silam, pendirinya, Hiroshi Mikitani memulai perjalanan rakuten pada 7 Februari 1997. Hanya dengan enam karyawan, sebuah website, dan 13 toko, Rakuten berdiri dengan nama Rakuten Shopping Mall. Namun akhirnya, nama MDM Inc dihilangkan dan sepenuhnya diubah menjadi Rakuten yang berarti optimisme pada tahun 1999 silam. 

2. Tiga tahun 2 ribu toko

Hanya dalam tiga tahun, Rakuten telah mempu berkembang dengan begitu pesat. Hingga tahun 2000, Rakuten telah memiliki toko online sejumlah 2,3 ribu toko. Ketika itu, websitenya berhasil menjadi toko online paling populer di Jepang. Bahkan,pada tahun 2000, websitenya telah dikunjungi oleh 95 juta kali. Tak heran jika akhirnya, Rakuten menjadi marketplace paling besar di Jepang. 

3. Terus berkembang tiap tahunnya

Di tahun 2000 juga, Rakuten akhirnya memutuskan untuk melakukan penawaran publik dan terdaftar di JASDAQ (Bursa Saham Jepang) pada tanggal 19 April 2000 silam. Setelah melakukan IPO, Rakuten terus berinovasi. Pada tahun 2001, Rakuten meluncurkan website khusus pemesanan hotel bernama Rakuten Travel Division dan sebuah program keanggotan dengan nama Rakuten Super Point Program. Pada tahun 2004, sebuah layanan finansial diluncurkan disusul dengan pembayaran melalui smartphone pada tahun 2016 silam. 

4. Sponsor utama Bracelona

Pada tahun 2004, Rakuten membentuk sebuah tim bisbolnya dengan nama Tohou Rakuten Golden Eagles karena olahraga bisbol sangat populer di Jepang. Sedangkan pada tahun 2005, Rakuten memulai ekspansi global dengan melakukan sejumlah akuisisi. Bahkan, sejak tahun 2016 silam, Rakuten berhasil menjalin kerja sama dengan klub sepak bola asal Spanyol, Barcelona FC dengan nilai mencapai EUR 220 juta atau sekitar Rp3,7 triliun. 

5. 70 layanan hingga pendapatan Rp166 triliun

Hingga kini, Rakuten telah memiliki lebih dari 70 layanan dengan tiga segmen utama yaitu layanan internet, FinTech, dan Mobile, mulai dari layanan pemesanan perjalanan, makanan, hingga saluran TV digital. Didukung oleh lebih dari 18 ribu karyawan yang dipimpin 66 member eksekutif, Rakuten diperkirakan memiliki pendapatan tahunan mencapai JPY 1,26 miliar atau sekitar Rp166,04 triliun per tahunnya. 

Pada tahun 2011 silam, Rakuten sempat merilis e-Commerce di Indonesia dengan nama Rakuten Belanja Online. Namun, pada tahun 2016 silam, layanan tersebut ditutup.[]