Ekonomi

Berlian Bawa Nicky Oppenheimer Jadi Orang Terkaya di Afrika Selatan

Berlian yang termasuk dalam perhiasan termahal di dunia menggiring Nicky Oppenheimer didaulat mendapatkan tahta salah satu orang terkaya di dunia


Berlian Bawa Nicky Oppenheimer Jadi Orang Terkaya di Afrika Selatan
Nicky Oppenheimer pengusaha berlian orang terkaya di Afrika Selatan (Forbes.com)

AKURAT.CO Berlian yang termasuk dalam perhiasan termahal di dunia menggiring Nicky Oppenheimer didaulat mendapatkan tahta salah satu orang terkaya di dunia. Hal itu tak mengherankan, mengingat Nicky Oppenheimer yang berasal dari Afrika Selatan merupakan mantan ketua perusahaan pertambangan berlian De Beers dan anak perusahaannya, Diamond Trading Company serta mantan wakil ketua Anglo American.

Selama 85 tahun hingga 2012, keluarga Oppenheimer menduduki tempat pengendali dalam perdagangan berlian dunia. Selain itu, Nicky Oppenheimer adalah pewaris kekayaan ayahnya. Dia menjual 40% saham De Beers ke Anglo American seharga US$5,1 miliar (Rp72,66 triliun) tunai pada tahun 2012.

Pada tahun 2018, Nicky terdaftar di Sunday Times Rich List sebagai orang terkaya ke-23 di Inggris Raya. Ia juga masuk dalam daftar orang kaya Forbes 2021 dengan kekayaan yang dilaporkan mencapai US$7,9 miliar (Rp112 triliun).

Nicky adalah cucu dari Ernest Oppenheimer, pendiri awal Anglo American. Ayah Nicky adalah keturunan Yahudi Jerman, mengutip warta ekonomi.

Dia bersekolah di Harrow School dan Christ Church, Oxford dengan mempelajari Filsafat, Politik, dan Ekonomi hingga mendapatkan gelar MA Oxford. Pada tahun 1968, Nicky Oppenheimer bergabung dengan Anglo American dan menjadi direktur pada tahun 1974.

Dia kemudian menjadi wakil ketua pada tahun 1983.  Pada tahun 1984, Nicky Oppenheimer diangkat sebagai wakil ketua Central Selling Organization yang sekarang dikenal sebagai Diamond Trading Company. setelah itu, ia diangkat sebagai Wakil Ketua De Beers Consolidated Mines pada tahun 1985.

Sebagai generasi ketiga dari keluarganya yang menjalankan DeBeers, ia menjadikan perusahaan itu sebagai perusahaan swasta pada tahun 2001. Dia mengundurkan diri sebagai direktur non-eksekutif hingga tahun 2011.

Pada tahun yang sama, ia diangkat sebagai ketua perusahaan Diamond Trading. Antara tahun 1998 hingga 2012, ia menjadi Ketua De Beers Group. Selanjutnya, Nicky Oppenheimer pensiun dari De Beers ketika saham keluarga dijual ke Anglo American.

Hingga kini, ia memiliki setidaknya 720 mil persegi lahan konservasi di Afrika Selatan, Botswana, dan Zimbabwe.[]

Lihat Sumber Artikel di Warta Ekonomi Disclaimer: Artikel ini adalah kerja sama antara AkuratCo dengan Warta Ekonomi. Hal yang berkaitan dengan tulisan, foto, video, grafis, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab dari Warta Ekonomi.