Tech

Berkendara di Kursi Belakang, Pengemudi Tesla ini Ditangkap

Tesla sendiri sudah sering mengatakan bahwa sistem Autopilotnya tidak sepenuhnya otonom


Berkendara di Kursi Belakang, Pengemudi Tesla ini Ditangkap
Kendaraan Tesla Model 3 saat didistribusikan di Shanghai, Cina, Senin (30/12/2019). Tesla Inc mulai melakukan pengiriman kendaraan listrik yang dibuat di pabrik baru di Shanghai tersebut pada Senin (30/12). 15 pelanggan pertama yang mendapatkan mobil sedan tersebut merupakan karyawan Tesla. (REUTERS/Yilei Sun)

AKURAT.CO, Harus diakui bahwa mode Autopilot Tesla benar-benar mengesankan untuk sebuah teknologi yang tersedia secara komersial. Namun, bukan berarti para pemilik Tesla bisa abai begitu saja. Baru-baru ini, California Highway Patrol (CHP) menangkap seorang pria berusia 25 tahun karena berada di kursi belakang Tesla-nya saat mengendarai.

“Pada 10 Mei sekitar pukul 18:34, Pusat Komunikasi Divisi Golden Gate CHP menerima beberapa panggilan 9-1-1 mengenai seseorang yang duduk di kursi belakang Tesla Model 3 tanpa ada yang duduk di kursi pengemudi," jelas pernyataan CHP, dikutip dari Ubergizmo, Sabtu (15/5).

"Kendaraan itu dilaporkan melakukan perjalanan ke timur dengan I-80 melintasi San Francisco-Oakland Bay Bridge menuju kota Oakland."

Tesla sendiri sudah sering mengatakan bahwa sistem Autopilotnya tidak sepenuhnya otonom dan perusahaan sebenarnya memiliki sistem untuk mencegah penyalahgunaan.  Namun, Tesla mengizinkan sejumlah pemilik untuk menguji sistem swakemudi .

Meski begitu, pengemudi mengklaim akan melakukannya lagi.  Berbicara kepada KTVU, pengemudi tersebut mengatakan hal tersebut.

"Saya akan duduk di kursi belakang sekarang. Anda merasakan saya? Saya menunggu mobil saya mengisi daya. Elon Musk benar-benar tahu apa yang dia lakukan dan saya pikir orang-orang tersandung dan mereka takut," tuturnya.

Azhar Ilyas

https://akurat.co