News

Berkat Dukcapil Go Digital, Akta Kematian Korban Sriwijaya Air SJ-182 Bisa Dicetak Secara Online

Berkat Dukcapil Go Digital, Akta Kematian Korban Sriwijaya Air SJ-182 Bisa Dicetak Secara Online


Berkat Dukcapil Go Digital, Akta Kematian Korban Sriwijaya Air SJ-182 Bisa Dicetak Secara Online
Keluarga dan kerabat saat mengantarkan mendiang pramugari Isti Yudha Prastika korban kecelakaan Sriwijaya Air SJ182 di TPU Pondok Petir, Depok, Jawa Barat, Sabtu (16/1/2021). (AKURAT.CO/Endra Prakoso)

AKURAT.CO,Tim Verifikasi Data Jenazah (VDJ) Ditjen Dukcapil Kementerian Dalam Negeri terus membantu tim DVI RS Polri mengidentifikasi korban Sriwijaya Air SJ-182. 

Hingga Minggu (17/1/2021) kemarin, sudah ada 29 korban Sriwijaya Air yang teridentifikasi di RS Polri. 

Dirjen Dukcapil Kemendagri Zudan Arif Fakrulloh mengatakan bahwa tim Dukcapil sudah menerbitkan dokumen Akta Kematian kepada 22 korban, dan 14 di antaranya sudah diserahkan kepada keluarga korban di berbagai daerah mulai di DKI Jakarta, Banten, Surabaya, Kebumen, Pangkalpinang-Babel, Kalbar, Lampung, dan Denpasar-Bali. 

"Tinggal 2 dokumen yang sedang proses diterbitkan serta 10 dokumen yang belum diserahkan kepada keluarganya, karena menunggu kesepakatan waktu untuk penyerahan," kata Zudan dalam keterangan resminya, Senin (18/1/2021). 

Zudan menjabarkan bahwa pihaknya tidak hanya menyerahkan satu dokumen akta kematian saja.

"Dukcapil tidak hanya menyerahkan satu dokumen akta kematian saja, tetapi bisa 3 dokumen sekaligus yakni KK dan KTP-el baru untuk suami istri yang ditinggalkan," sambungnya. 

Ia juga memberi apresiasi yang tinggi atas kesigapan dan kekompakan Korps Dukcapil dalam membantu menangani verifikasi data korban SJ-182 ini. 

"Berkat sistem online Dukcapil, dokumen akta kematian korban yang berasal dari daerah sudah bisa dikirimkan via surel dari pusat dalam bentuk file PDF," ucapnya. 

Secara teknis, nantinya petugas Disdukcapil setempat langsung mencetak dan segera diserahkan kepada keluarga korban.