News

Berkas Perkara Unlawful Killing 4 Laskar FPI Dilimpahkan ke Kejaksaan

Penyidik Bareskrim pada Senin kemarin telah melimpahkan berkas perkara Unlawful Killing ke kejaksaan.


Berkas Perkara Unlawful Killing 4 Laskar FPI Dilimpahkan ke Kejaksaan

AKURAT.CO,  Tim penyidik Bareskrim Polri telah melimpahkan tahap satu berkas perkara pembunuhan di luar hukum (unlawful killing) terhadap 4 Laskar FPI di Jalan tol Jakarta-Cikampek KM 50 pada Desember 2020. 

Berkas perkara tersebut dilimpahkan ke jaksa peneliti Kejaksaan Agung (Kejagung) pada Senin (26/4/2021) kemarin. 

Dalam kasus ini, ada tiga anggota Polda Metro Jaya yang telah ditetapkan sebagai tersangka. Namun salah satu tersangka telah meninggal dunia akibat kecelakaan pada awal 2021. 

"Senin kemarin, penyidik Dittipidum Bareskrim Polri telah melaksanakan tahapan penyidikan, yaitu penyerahan berkas perkara KM 50," kata Kepala Bagian Penerangan Umum Divisi Humas Polri, Kombes Ahmad Ramadhan kepada wartawan di Mabes Polri, Jakarta, Selasa (27/4/2021). 

Ia mengatakan, dua anggota polisi yang menjadi tersangka, yakni berinisial F dan Y. 

"Kasus meninggalnya 4 orang laskar FPI yang diduga dilakukan oleh saudara F dan Y," jelasnya. 

Lebih lanjut kata dia, berkas perkara Unlawful Killing telah diterima Kasubdit Pra Penuntutan Kejaksaan. Kemudian pasal yang disangkakan kepada tersangka adalah pasal 338 KUHP Juncto pasal 56 KUHP. 

Meski demikian, berkas perkara belum dinyatakan lengkap. Sebab berkas perkara baru diserahkan Senin kemarin. 

"Tentunya JPU akan mempelajari terlebih dahulu bila ada perbaikan, nantinya akan diperbaiki. Jadi belum dinyatakan lengkap," tuturnya.

Dalam insiden itu, diketahui empat Laskar FPI masih hidup sebelum polisi membawanya ke dalam mobil.

Sementara, dua laskar yang lain telah meninggal saat bentrok hingga baku tembak pecah saat dalam pengejaran. Polisi diduga menembak mati Laskar FPI yang tersisa lantaran diklaim melawan petugas. []

Arief Munandar

https://akurat.co

0 Komentar

Tinggalkan komentar

Untuk komentar, silahkan terlebih dahulu