Entertainment

Berkas Perkara Diserahkan ke Kejaksaan, Polisi Pastikan Rachel Vennya Tak Perlu Wajib Lapor

Rachel Vennya cukup kooperatif karena selama ini tidak menghilangkan barang bukti


Berkas Perkara Diserahkan ke Kejaksaan, Polisi Pastikan Rachel Vennya Tak Perlu Wajib Lapor
Selebgram Rachel Vennya usai menjalani pemeriksaan di Gedung Direktorat Reskrimum Polda Metro Jaya, Jakarta, Senin (8/11/2021). (AKURAT.CO/Endra Prakoso)

AKURAT.CO, Kepolisian Polda Metro Jaya telah menyerahkan berkas perkara selebgram Rachel Vennya ke Kejaksaan. Rachel Vennya merupakan tersangka kasus dugaan kabur dari Wisma Atlet saat menjalani isolasi mandiri Covid-19.

Kabar pelimpahan berkas perkara Rachel Vennya disampaikan oleh Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirkrimum) Polda Metro Jaya, Kombes Pol Tubagus Ade Hidayat. Katanya, kasus Rachel sudah masuk tahap satu sehingga pihaknya melimpah berkas perkara tersebut.

"Iya tahap satu sudah dikirim (ke Kejaksaan)," ujar Kombes Pol Tubagus di Polda Metro Jaya, Semanggi, Jakarta Selatan belum lama ini.

Meskipun telah bertatus tersangka, namun mantan istri Nico Al Hakim itu tidak akan menjalani penahanan atau wajib lapor.  Hal itu lantaran ancaman hukuman untuk Rachel Vennya hanya satu tahun penjara. 

"Tidak ditahan, wajib lapor juga enggak," jelas Tubagus Ade Hidayat.

Selain karena ancaman yang hanya satu tahun penjara, polisi tidak melakukan penahanan dan menerapkan wajik lapor karena selama ini janda dua anak itu sangat kooperatif.

Rachel dianggap tidak melarikan diri apalagi merusak atau menghilangkan alat bukti yang dapat menghambat proses penyidikan perkara.

"Sebenarnya ketentuan wajib lapor itu enggak ada. Penahanan itu kan ada alasan subjektifnya," ucap Tubagus Ade Hidayat.

"Nah subjektifnya selama ini kooperatif enggak ada masalah. Kami panggil dia (Rachel Vennya) datang," tambah Kombes Pol Tubagus Ade Hidayat.

Sebagai informasi, dalam kasus kaburnya Rachel Vennya dari tempat karantina, kepolisian Polda Metro Jaya juga telah menetapkan beberapa tersangka. Mereka adalah Salim Nauderer kekasih Rachel, Maulida Khairunnisa asisten Rachel, dan oknum TNI yang membantu Rachel Vennya lolos untuk kabur dari Wisma Atlet.

Sebelumnya, Rachel Vennya, Salim Nauderer, dan Maulida, diketahui kabur dari Wisma Atlet sebelum selesai menjalani karantina. Sejatinya delapan hari, namun mereka menghilang di Wisma Atlet ketika baru tiga hari dikarantina.

Rombongan Rachel Vennya diharuskan menjalani karantina selama delapan hari usai mereka pulang dari Amerika Serikat. Sayangnya, ketentuan itu dilanggar dan mereka memilih kabur untuk merayakan ulang tahun Rachel Vennya di Bali.[]