Olahraga

Berkaca dari India, BNPB Rekomendasikan Liga 1 tanpa Penonton

BNPB dan Satgas COVID-19 mendukung penuh Liga 1 dan Liga 2 Indonesia 2021-2022.


Berkaca dari India, BNPB Rekomendasikan Liga 1 tanpa Penonton
Pemain Bali United dan Persib Bandung dalam pertandingan pertama Piala Menpora 2021 di Stadion Maguwoharjo di Sleman, Yogyakarta, 24 Maret lalu. (LIGA 1 INDONESIA)

AKURAT.CO, Deputi II Bidang Pencegahan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Harmensyah, mengatakan bahwa pihaknya mendukung terlaksananya kompetisi sepakbola nasional musim 2021-2022. Namun demikian, Harmensyah menegaskan bahwa protokol kesehatan tetap mesti dipatuhi.

Hal tersebut disampaikan oleh Harmensyah setelah melakukan rapat dengan Menteri Pemuda dan Olahraga Zainudin Amali, Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan, serta Direktur PT Liga Indonesia Baru Achmad Hadian Lukita di Jakarta, Senin (24/5).

“Pembelajaran di Piala Menpora itu sukses, namun ada hal-hal yang perlu dievaluasi dan kita tingkatkan lagi. Dan Satgas COVID-19 nasional mendukung penuh (kompetisi) dengan syarat protokol kesehatan harus dilaksanakan dengan ketat,” ucap Harmensyah.

Pun demikian, Harmensyah mengatakan bahwa Satgas COVID-19 untuk tahap awal hanya akan memberikan rekomendasi pertandingan tanpa penonton. Seiring waktu berjalan, akan ada evaluasi untuk melihat kemungkinan mengizinkan penonton datang ke stadion.   

“Yang pertama sekali kompetisi (Piala Menpora) yang lalu tanpa penonton, itu kita coba dulu, kita evaluasi, di tahap berikut tidak tertutup ada penonton,” kata Harmensyah.

Harmensyah mengingatkan PSSI dan LIB sebagai operator liga untuk tak terburu-buru mengizinkan penonton. Berkaca dari diizinkannya lebih dari 57 dibu penonton di pertandingan kriket di India antara India dan Inggris pada Maret lalu.

Kebijakan tersebut akhirnya dibatalkan ketika India menyaksikan lonjakan jumlah kasus baru yang mencapai lebih dari 300 ribu dalam sehari. Kini, India juga sudah mencatat lebih dari 300 ribu angka kematian akibat COVID-19 sebagai negara dengan jumlah korban terbanyak kedua setelah Amerika Serikat.

“Kita tidak mau seperti India yang karena pertandingan Timnas Kriketnya melawan Inggris dihadiri penonton, kasunya dari 150 ribu naik jadi 3,5 juta. Jadi kita himbau semua, termasuk para penggemar (sepakbola), kami harap melakukan protokol kesehatan,” kata Harmensyah.

Liga 1 sendiri dijadwalkan bergulir pada awal Juli diikuti Liga 2 dua pekan setelahnya. Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan, mengatakan bahwa Liga 1 akan dipusatkan di Pulau Jawa sementara Liga 2 akan direncanakan digelar terpusat di empat wilayah berbeda.[]