Ekonomi

Berikut Contoh Soal dan Tips Menjawab Soal Psikotest untuk Seleksi Kerja

Psikotes merupakan salah satu tahap seleksi kerja yang sering diterapkan oleh banyak perusahaan


Berikut Contoh Soal dan Tips Menjawab Soal Psikotest untuk Seleksi Kerja
Seorang pencari kerja saat diwawancara oleh perusahaan terkait dalam bursa kerja di Gedung Balai Kartini, Kuningan, Jakarta, Kamis (25/1). Bursa kerja ini menghadirkan puluhan perusahaan yang memberikan kesempatan bagi para pencari kerja untuk menempati berbagai posisi. Badan Pusat Statistik (BPS) menjelaskan, pada tahun 2017 telah terjadi kenaikan jumlah pengangguran di Indonesia sebesar 10.000 orang menjadi 7,04 juta orang pada Agustus 2017 dari Agustus 2016 sebesar 7,03 juta orang (AKURAT.CO/Sopian)

AKURAT.CO Psikotes merupakan salah satu tahap seleksi kerja yang sering diterapkan oleh banyak perusahaan baik perusahaan besar atau jenis perusahaan yang masih masuk golongan startup.

Psikotes berfungsi untuk mengenal watak dari seseorang seperti attitude, personality, interest, dan juga intelijensinya.

Hasil dari psikotes berperan besar untuk menentukan apakah kamu cocok untuk diterima bekerja di perusahaan tersebut atau tidak.

Tidak ada istilah salah atau benar dalam mengerjakan sebuah soal psikotes, yang ada hanya cocok atau tidaknya kamu untuk bekerja dengan perusahaan atau posisi/jabatan yang dimaksud.

Pada umumnya ada 7 jenis soal psikotes yang harus kamu kerjakan.

Soal-soal ini membutuhkan konsentrasi yang baik dan setiap satu jenis soal psikotes masing-masingnya akan diberikan waktu untuk menyelesaikannya.

Nah, biar persiapan lebih matang ketika kamu akan melamar kerja ini dia beberapa jenis soal psikotes untuk tes seleksi kerja yang harus kamu ketahui serta tips cara mengerjakannya:

1. Tes Psikotes untuk Kemampuan Verbal

Tes kemampuan verbal ini meliputi sinonim (persamaan kata), antonim (lawan kata), analogi dan kolerasi makna. Tes ini untuk mengetahui kemampuan kamu dalam menghadapi suatu kondisi. Selain itu juga berfungsi untuk penilaian seberapa jauh kamu menebak dan memahami sebab-akibat dari suatu permasalahan.

Sumber: Cermati