Tech

Cara Tepat Manusia Adaptasi dengan Perubahan Iklim

Analisis kesehatan menyatakan, cara tepat manusia untuk beraptasi dengan perubahan iklim yakni menjaga dan mencintai lingkungan


Cara Tepat Manusia Adaptasi dengan Perubahan Iklim
Ilustrasi - Perubahan Iklim (AKURAT.CO/Ryan)

AKURAT.CO, Analis Kesehatan dari Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Kendari, Satya Darmayani, mengatakan, cara tepat manusia beradaptasi terhadap perubahan iklim adalah dengan merubah perilaku untuk selalu peduli dan mencintai lingkungan.

Dalam memperingati Hari Bumi, di Kendari, Kamis (22/04/2021) menjelaskan yakni pertama hemat penggunaan air dengan menggunakan air secukupnya. Gunakan ulang sisa air untuk menyiram tanaman, memanen air hujan dan mengontrol saat pengisian air.

Kedua, membuang sampah pada tempatnya; menerapkan prinsip 3R yakni reuse (penggunaan kembali), recycle (mendaur ulang), reduce (mengurangi); pilih makanan yang kemasannya minimalis menggunakan barang daur ulang.

Ketiga, kurangi polusi udara dengan cara menjaga kondisi kendaraan dalam performa terbaik, merokok di tempat yang sudah disediakan serta jangan melakukan pembakaran.

Keempat, jalani gaya hidup sehat dan sederhana yaitu dengan mengkonsumsi makanan dan minuman sesuai standart kesehatan, menjadi seorang minimalis, meminimalisir pembelian barang-barang baru, persiapkan diri saat makan di restoran/berbelanja di mall, dan mengkonsumsi produk-produk lokal.

Kelima, melakukan penanaman pohon karena efektif dapat mengurangi emisi gas rumah kaca. Kata dia, pohon berfungsi sebagai pendingin rumah, penahan terjangan angin, peredam suara, penyerap debu serta sebagai cadangan pangan dan kayu.

Keenam, perpikir organik (alami) yakni bebas zat kimia (murah dan tanpa efek samping). Gunakan bumbu masak dari alam; gunakan pupuk kandang dan kompos sebagai hasil daur ulang; gunakan insektisida/pengusir nyamuk alami seperti selasih, lavender, serai wangi, akar wangi, dan suren

Ketujuh, tidak menggunakan peralatan yang dapat merusak lingkungan seperti pendingin ruangan yang tidak menggunakan freon dan zat pencemar lain; serta kulkas yang tidak menggunakan freon dan zat pencemar lain.

"Kedelapan, peduli dan ikut serta dalam menjaga lingkungan. Peduli terhadap sesama warga, kembangkan kegiatan gotong-royong, peka terhadap perubahan, dan selalu bersama sebagai solusi menyelesaikan masalah lingkungan," jelas dia.

Sumber: ANTARA

Irma Fauzia

https://akurat.co

0 Komentar

Tinggalkan komentar

Untuk komentar, silahkan terlebih dahulu