News

Beri Isyarat Hengkang dari ISS, Rusia Ambisi Bangun Sendiri Stasiun Luar Angkasanya

Rusia telah mengumumkan ambisinya untuk meluncurkan sendiri stasiun luar angkasanya pada tahun 2025 mendatang


Beri Isyarat Hengkang dari ISS, Rusia Ambisi Bangun Sendiri Stasiun Luar Angkasanya
Diluncurkan pada tahun 1998, ISS adalah salah satu kolaborasi internasional paling ambisius dalam sejarah manusia (AFP/HO)

AKURAT.CO, Rusia telah mengumumkan ambisinya untuk meluncurkan sendiri stasiun luar angkasanya pada tahun 2025 mendatang.

Mengutip CNA hingga BBC, pengumuman itu muncul pada Selasa (20/4), di tengah pertimbangan Moskow untuk menarik diri dari program Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS). Ini juga datang di tengah meningkatnya ketegangan Kremlin dan Barat yang dipicu sejumlah masalah. Di antaranya termasuk tuduhan spionase, peningkatan pasukan Rusia di perbatasan Ukraina, persoalan tokoh oposisi Alexei Navalny, hingga masalah ledakan gudang amunisi di Republik Ceko. 

Di tengah ketegangan itu, Badan Antariksa Rusia Roscosmos mengatakan pekerjaan telah dimulai pada modul pertama stasiun luar angkasa baru. Mereka juga mengungkap bahwa perjanjiannya dengan mitra internasional memang akan habis pada tahun 2024. 

"Modul inti pertama dari stasiun orbital Rusia yang baru sedang dikerjakan," kata bos Roscosmos Dmitry Rogozin sembari merilis video para pekerja perusahaan luar angkasa Rusia Energia yang mengurusi modul peluncuran stasiun.

Rogozin sendiri, pada Senin (19/4), mengklaim bahwa keputusan untuk berhenti dari ISS belum dibuat. Namun, pernyataan barunya pada Selasa dinilai menjadi isyarat bahwa Moskow benar-benar tidak akan melanjutkan kerja samanya, alias hengkang dari ISS.  Mengingat pernyataan yang mengindikasikan bahwa Rusia bakal keluar dari ISS juga dilontarkan oleh Wakil Perdana Menteri Rusia Yuri Borisov.  Dalam pernyataannya itu, Borisov bahkan sampai menyoroti struktur ISS yang sudah dimakan usia dan menurutnya itu bisa membahayakan para kosmonotnya.

"Kita tidak bisa mempertaruhkan nyawa (para kosmonot kita). Situasi yang terlihat saat ini terkait dengan struktur dan logam yang menjadi tua, dapat menyebabkan konsekuensi yang tidak dapat diubah - ke malapetaka. Kita tidak boleh membiarkan itu terjadi.

"Moskow akan memberikan peringatan yang adil kepada mitra internasionalnya tentang kepergiaan kami dari ISS pada tahun 2025," kata Borisov seperti yang dikutip TV pemerintah.

ISS memang sudah berusia sekitar 23 tahun karena diluncurkan pada tahun 1998 silam. Namun, selama dua dekade itu jugalah, ISS telah jadi panutan karena mencerminkan kerja sama badan antariksa Rusia dan Amerika Serikat (AS), dua kekuatan yang dulu sempat bersaing sengit.

ISS juga telah jadi salah satu kolaborasi internasional paling ambisius dalam sejarah manusia karena melibatkan banyak negara, termasuk Kanada, Jepang, hingga Badan Antariksa Eropa.

Anugrah Harist Rachmadi

https://akurat.co

0 Komentar

Tinggalkan komentar

Untuk komentar, silahkan terlebih dahulu