Lifestyle

Berhenti Merokok? Sekarang Saatnya, Mumpung Puasa!

Gangguannya cuma di awal saja, sisanya kamu akan lebih baik, enjoy dan tentu sehat


Berhenti Merokok? Sekarang Saatnya, Mumpung Puasa!
Wanita Arab Saudi kini bisa menikmati sejumlah kebebasan, seperti menyetir, menonton konser dan pertandingan olahraga, serta merokok di tempat umum (AFP)

AKURAT.CO, Kamu perokok berat? Mau berhenti tapi gagal melulu? Sekaranglah saatnya! Bulan suci Ramadan tidak hanya menjadi momen untuk meningkatkan pahala dengan berbagai amal ibadah saja.

Ya, Ramadan kamu juga bisa membawamu pada tindakan baik, dan merubah sesuatu yang jelek, termasuk merokok. Puasa Ramadan adalah kesempatan sempurna bagi kamu, para perokok untuk berhenti dan menghilangkan kebiasaan candu ini.

Akurat.co mengutip dari Gulfnews, seseorang yang mampu tidak merokok selama berpuasa seharusnya ia bisa berhenti merokok, meskipun itu keputusan yang sulit. Tapi jika ada kemauan kuat serta dukungan tinggi dari orang-orang tercinta, kamu pasti bisa berhenti lebih mudah.

"Saya telah menemukan beberapa orang yang telah merokok selama hampir 20 tahun yang ingin menghentikan kebiasaan itu. Ini selalu merupakan berita baik, karena langkah pertama untuk berhasil adalah membuat keputusan yang tegas," ujar dr. Shuker Fares, spesialis bedah kardiotoraks Rumah Sakit Al Noor.

Jika kamu sudah niat ditambah mantapnya dukungan dari orang dekat, perubahan perilaku juga menjadi nilai tambahan untuk menghilangkan kebiasaan merokok bagi kamu yang ingin hidup lebih sehat.

Ia mengatakan bahwa ada hal lain yang dapat membantu perokok untuk bisa berhenti merokok. Ketika berpuasa selama lebih dari 12 jam, berarti perokok harus melepaskan perasaan kebiasaan memegang rokok. Perubahan perilaku ini seharusnya membuat kamu lebih mudah untuk berhenti.

Ya, memang tantangan berat yang harus dilalui perokok yang ingin benar-benar berhenti merokok. Aspek tersulit untuk berhenti merokok dikatakan dr. Fares adalah efek yang ditimbulkan oleh penghentian nikotin saja. Sisanya, kamu akan lebih baik, enjoy dan tentu sehat.

Pada saat awal kamu berhenti, itu bisa menghadirkan kegelisahan, kemarahan, kecemasan, jantung berdebar, rasa kehilangan bahkan muntah dan mual ketika parah. Nikotin cenderung tetap ada dalam darah perokok, dan itulah yang memicu para perokok kecanduan. Tapi setelah itu, hidupmu akan sangat berubah!

Mulailah, mumpung puasa![]

Irma Fauzia

https://akurat.co

0 Komentar

Tinggalkan komentar

Untuk komentar, silahkan terlebih dahulu