News

Berdasarkan Tes Cepat, 21 Warga Badung Reaktif Corona


Berdasarkan Tes Cepat, 21 Warga Badung Reaktif Corona
Petugas kesehatan yang menggunakan alat pelindung diri (APD) melakukan pemeriksaan kepada para ASN dan karyawan dewan pimpinan daerah (DPD) saat mengikuti rapid test di loby gedung DPD, Kompleks Parlemen MPR/DPR-DPD, Senayan, Jakarta, Kamis (14/5/2020). Pelaksanaan rapid test ini dilakukan untuk mendeteksi dan mencegah penyebaran virus corona atau COVID-19 di lingkungan DPD. (AKURAT.CO/Sopian)

AKURAT.CO, Sebanyak 21 orang dari total 777 orang warga Banjar Sayan Baleran, Desa Werdi Bhuwana, Kabupaten Badung, Bali, yang mengikuti tes cepat atau rapid test COVID-19 atau Virus Corona menunjukkan hasil reaktif.

"Dari total 777 orang warga yang hadir hari ini ditemukan 21 orang warga yang reaktif. Untuk yang hasilnya reaktif, kami langsung antar mereka untuk melakukan tes swab di RSD Mangusada Badung. Sementara menunggu hasil swab keluar, warga akan kami karantina di rumah singgah," ujar Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Badung selaku Koordinator Satuan Tugas Operasi di Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan COVID -19 Badung, I Nyoman Gunarta, di Mangupura, Senin (25/5/2020).

Gunarta mengatakan, kegiatan itu merupakan lanjutan tes cepat sebelumnya yang dilakukan pada Kamis (21/5/2020) terhadap 313 orang warga.

"Kegiatan ini bertujuan untuk melaksanakan screening secara lebih menyeluruh terhadap masyarakat Banjar Sayan Baleran mengingat di sini sudah terjadi transmisi lokal dan ada sembilan orang warga yang positif terjangkit COVID-19, sehingga kami perlu turun tangan untuk melaksanakan screening secara massal," katanya.

Pada kegiatan lanjutan tersebut, petugas tidak saja melakukan pemeriksaan cepat di pos-pos yang telah disediakan saja, tapi juga dilakukan dengan cara penyisiran ke rumah-rumah warga.

Gunarta menjelaskan, screening yang dilaksanakan di tiga pos diantaranya Pos Wantilan Pura Dalem dari 206 yang hadir ditemukan delapan orang reaktif, di Pos Bale Panjang Setra Werdi Bhuwana dari 91 yang hadir ditemukan satu orang yang reaktif dan di Pos Wantilan Pura Puseh dari 408 yang hadir ditemukan sembilan orang reaktif.

"Selain di pos tersebut, dari penyisiran yang dilakukan oleh tim ke rumah-rumah warga termasuk yang menyasar warga bedridden, ditemukan tiga orang reaktif dari 72 orang warga yang disisir," ungkapnya.

Dari hasil screening tersebut, Gunarta berharap, masyarakat tetap tenang dan tidak resah karena apa yang dilakukan oleh pemerintah ini untuk mencegah meluasnya kasus dan memutus rantai penyebaran COVID-19.

"Kami harap masyarakat khususnya di Banjar Sayan Baleran dan umumnya di Desa Werdi Bhuwana tetap tenang dan tidak perlu resah yang penting tetap ikuti himbauan pemerintah untuk selalu menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat, rajin cuci tangan, jaga jarak dan sebisa mungkin tidak keluar rumah jika tidak terlalu penting, karena ini dapat memutus penyebaran COVID-19," ujarnya.[]

Sumber: Antara