Ekonomi

Berburu Peluang Kerja Sama Parekraf, Sandiaga Uno 'Sowan' ke Jaringan Wisata Muhammadiyah

Menparekraf tampaknya kian menggenjot dan menggaungkan kembali sektor pariwisata tanah air, usai terpuruk lantaran efek pandemi Covid-19


Berburu Peluang Kerja Sama Parekraf, Sandiaga Uno 'Sowan' ke Jaringan Wisata Muhammadiyah
Menparekraf Sandiaga Uno dikabarkan sowan ke jaringan wisata Muhammadiyah (AKURAT.CO/Sopian)

AKURAT.CO, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Sandiaga Salahuddin Uno tampaknya kian menggenjot dan menggaungkan kembali sektor pariwisata tanah air, usai terpuruk lantaran efek pandemi Covid-19. 

Diantaranya dengan menghidupkan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif melalui peluang kerja sama. Sandiaga Salahuddin Uno pun menemui perwakilan Jaringan Wisata Muhammadiyah (JWM) di Muhammadiyah Central Board, Yogyakarta, Jumat (1/6/2022).

Pertemuan tersebut dimaksudkan untuk menjajaki peluang kerja sama di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif yang dapat dikembangkan ke depannya sehingga geliat sektor parekraf bisa memberikan kesejahteraan yang lebih baik bagi masyarakat.

baca juga:

"Pembahasan kerja sama ini adalah bagian dari upaya bersama untuk menciptakan 1,1 juta lapangan kerja baru di tahun 2022 dan 4,4 juta di tahun 2024. Karena ada 34 juta masyarakat Indonesia yang membutuhkan uluran tangan pemerintah," kata Menparekraf Sandiaga dalam keterangan tertulisnya, Minggu (3/7/2022).

Sandiaga Uno menuturkan, potensi kerja sama tersebut meliputi pengembangan wisata halal atau muslim friendly, pengembangan pendidikan pariwisata dan wisata kesehatan, kesempatan bagi JWM dalam berbagai pameran pariwisata dan sales mission baik di dalam negeri maupun di luar negeri, hingga pengembangan sektor ekonomi kreatif.

"Kerja sama kita harapkan bisa difinalkan oleh JWN dan tim teknis di Kemenparekraf. Kita harapkan bisa langsung diwujudkan dengan konkrit, nyata dalam bentuk investasi maupun kegiatan yang langsung bisa dirasakan oleh masyarakat," ujar Menparekraf.Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Prof. Dr. K.H. Haedar Nashir menambahkan wisata halal ini tidak hanya diperuntukkan bagi umat Islam saja, melainkan seluruh masyarakat dari berbagai kalangan juga bisa mengkonsumsi produk wisata halal.

"Kami Muhammadiyah dengan program wisata halal itu memang ingin menjadikan program ekonomi itu betul-betul membumi. Dimana wisata halal itu bukan hanya menyangkut umat Islam saja tapi menjadi kegiatan wisata dan ekonomi yang menyangkut hajat hidup umum. Supaya tidak ada pandangan bahwa wisata halal itu hanya untuk orang Islam," tuturnya.[]

Lihat Sumber Artikel di Warta Ekonomi Disclaimer: Artikel ini adalah kerja sama antara AkuratCo dengan Warta Ekonomi. Hal yang berkaitan dengan tulisan, foto, video, grafis, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab dari Warta Ekonomi.
Sumber: Warta Ekonomi