News

Meninggal Dunia, 5 Fakta Menarik Helmud Hontong Wabup Kepulauan Sangihe yang Dulunya Tukang Cukur

Helmud Hontong dikenal sebagai sosok yang begitu perhatian dengan rakyat.


Meninggal Dunia, 5 Fakta Menarik Helmud Hontong Wabup Kepulauan Sangihe yang Dulunya Tukang Cukur
Danau Tambing, Wisata di Donggala, Sulawesi Tengah (sangihekab.go.id)

AKURAT.CO, Warga Kepulauan Sangihe, Provinsi Sulawesi Utara, merasakan duka mendalam setelah Wakil Bupatinya, Helmud Hontong, dinyatakan meninggal dunia. Kabar duka tersebut terjadi ketika Helmud sedang berada di dalam sebuah pesawat. Selama karier politiknya, Helmud, dikenal sebagai sosok yang rendah hati dan merakyat. 

Dilansir dari berbagai sumber, AKURAT.CO mengumpulkan sejumlah fakta penting terkait sepak terjang Helmud Hontong. 

1. Dimulai sebagai seorang tukang cukur

Helmud Hontong memulai kedekatannya dengan rakyat Sangihe ketika dirinya bekerja sebagai seorang tukang cukur rambut. Selama menjadi seorang tukang cukur rambut, Helmud diketahui kerap menjalin silaturahmi dengan siapapun. Bahkan, dirinya tak pernah memandang bulu dalam berteman.  

2. Berhasil kembangkan menjadi salon

Pekerjaannya sebagai seorang tukang cukur rambut benar-benar dilakukan sebaik-baiknya oleh Helmud. Ketekunan dan disiplinnya mengantarkannya ke kesuksesan yang lebih tinggi. Helmud berhasil membangun usaha salonnya. Bahkan, dalam menjalankan bisnis salon, pria kelahiran Mahengetang, Sulawesi Utara, ini diketahui dekat dengan warga sekitar dan banyak memberikan bantuan. 

3. Jalan Roda jadi saksi

Selain menjalankan profesinya sebagai seorang tukang cukur dan penata rambut, Helmud juga kerap singgah di Jalan Roda, Pusat Kota 45 Kota Manado. Tempat tersebut diketahui sebagai pusat bertemunya berbagai lapisan masyarakat Manado demi berkumpul, menikmati makanan, dan membicarakan apapun, terutama terkait isu politik. Dari situlah, pria berusia 58 tahun ini belajar banyak terkait politik. Hingga suatu hari, kesempatan itu datang secara tiba-tiba. 

4. Berawal dari menata rambut

Suatu ketika, politisi kelahiran 9 November 1962 ini didapuk sebagai penata rambut dari istri salah satu anggota DPRD Sulsel, Winsulangi Salindeho. Dari percakapannya yang singkat, ternyata Bu Winsu terkesan dengan sosoknya. Hingga akhirnya, dirinya meminta Helmud untuk ikut pemilihan legislatif (Pileg) DPRD Sangihe pada tahun 2009 silam. Sempat dua periode menjadi anggota DPRD Kepulauan Sangihe, akhirnya Helmud resmi dipercaya sebagai Wakil Bupati sejak tahun 2017 silam bersama Bupati Jabes Gaghana. 

5. Meninggal di atas pesawat

Helmud Hontong dinyatakan meninggal dunia pada tanggal 9 Juni 2021 ketika berada di dalam sebuah pesawat dalam perjalanan pulang dari dari Denpasar, Bali, menuju Makassar, Sulawesi Selatan. Ketika di dalam pesawat tersebut, Helmud diketahui sempat mengalami henti napas dan henti jantung sehingga langsung diberikan tabung oksigen. Namun, menurut ajudannya, sebelum tidak sadar, Helmud sempat batuk dan mengeluarkan darah dari hidung dan mulutnya. 

Helmud Hontong diketahui sebagai sosok yang kerap membantu masyarakat Sangihe dengan memberikan bantuan berobat yang berasal dari dana pribadinya. Bahkan, sebelum meninggal dunia, Helmud sempat membuat Surat Pembatalan Izin Tambang sebagai bentuk penolakan akan tambang emas di Kabupaten Kepulauan Sangihe. []