News

Berawal dari Kongres Wanita Indonesia 1929, Ini 5 Fakta Penting Sejarah Lagu 'Ibu Kita Kartini'

Berawal dari Kongres Wanita Indonesia 1929, Ini 5 Fakta Penting Sejarah Lagu 'Ibu Kita Kartini'
Raden Ajeng Kartini (fototokoh.com)

AKURAT.CO, Di setiap tahun, tepatnya pada tanggal 21 April, masyarakat Tanah Air memperingati Hari Kartini. Tanggal tersebut merupakan hari kelahiran Pahlawan Kemerdekaan Nasional Raden Ajeng Kartini, yang lahir di Jepara, 21 April 1879.

Keputusan ditunjuknya Kartini sebagai pahlawan nasional juga telah ditetapkan oleh Presiden Soekarno, pada Kepres RI Nomor 198 Tahun 1964.

Dalam peringatannya, lagu berjudul 'Ibu Kita Kartini' turut dinyanyikan. Lagu tersebut diciptakan untuk mengenang sosok Kartini, yang telah berjuang untuk perempuan pribumi Indonesia.

Berikut lirik lagu Ibu Kita Kartini:

Ibu kita Kartini
Putri sejati
Putri Indonesia
Harum namanya

Ibu kita Kartini
Pendekar bangsa
Pendekar kaumnya
Untuk merdeka

Wahai ibu kita Kartini
Putri yang mulia
Sungguh besar cita-citanya
Bagi Indonesia

Ibu kita Kartini
Putri jauhari
Putri yang berjasa
Se-Indonesia

Ibu kita Kartini
Putri yang suci
Putri yang merdeka
Cita-citanya

Wahai ibu kita Kartini
Putri yang mulia
Sungguh besar cita-citanya
Bagi Indonesia

Ibu kita Kartini
Pendekar bangsa
Pendeka kaum ibu
Se-Indonesia

Ibu kita Kartini
Penyuluh budi
Penyuluh bangsanya
Karena cintanya

Wahai ibu kita Kartini
Putri yang mulia
Sungguh besar cita-citanya
Bagi Indonesia

Lantas, seperti apa sejarah lagu tersebut?

Dihimpun oleh AKURAT.CO dari berbagai sumber, berikut 5 fakta penting lagu 'Ibu Kita Kartini'.

1. Bermula dari Kongres Wanita Indonesia

Diketahui, sejarah lagu 'Ibu Kita Kartini' berawal dari kongres yang dilaksanakan pada tanggal 22 Desember 1929, yakni Kongres Wanita Indonesia. Selain menjadi saksi sejarah lahirnya lagu 'Ibu Kita Kartini,' kongres tersebut juga dijadikan sebagai peringatan Hari Ibu Nasional dan telah ditetapkan oleh Presiden Soekarno dalam Dekrit Presiden RI No. 316 Tahun 1953.

2. Diciptakan oleh W.R. Soepratman

Adapun pencipta lagu penuh sejarah tersebut ialah Wage Rudolf Soepratman atau lebih dikenal W.R. Soepratman. Saat itu, Soepratman yang juga hadir dalam Kongres Wanita Indonesia, penasaran dan mempelajari lebih jauh mengenai sosok Kartini. Ia kemudian menciptakan lagu untuk Kartini, agar perempuan Indonesia dapat mengenal dan mengenang jasa-jasa Kartini semasa hidupnya.

3. Berjudul asli 'Raden Ajeng Kartini'

Berdasarkan penelusuran AKURAT.CO dari berbagai sumber, lagu 'Ibu Kita Kartini' bukanlah judul yang asli, melainkan berjudul 'Raden Ajeng Kartini.' Judul tersebut dituliskan oleh W.R. Soepratman dalam naskah lagu aslinya.

4. Mengalami perubahan lirik

Menurut Rudy Badil, lulusan Fakultas Sastra Antropologi Universitas Indonesia, lagu tersebut juga sempat mengalami perubahan lirik. Adapun lirik lagu asli yang ditulis oleh W.R. Soepratman ialah sebagai berikut:

"Raden Ajeng Kartini pendekar istri/Pendekar kaum ibu Tanah Airku/Raden Ajeng Kartini penyuluh budi/Penyuluh bangsanya karena cita-citanya," bunyi lirik lagu asli 'Ibu Kita Kartini'.

5. Belum diketahui waktu perubahan judul dan lirik lagu

Meski lagu tersebut mengalami perubahan, hingga saat ini masih belum diketahui kapan dan bagaimana lagu tersebut diubah hingga seperti sekarang ini.

Itulah sederet fakta penting mengenai sejarah lagu 'Ibu Kita Kartini'.

Selamat memperingati Hari Kartini bagi seluruh perempuan di Indonesia![]

baca juga:

Ahada Ramadhana

https://akurat.co

0 Komentar

Tinggalkan komentar

Untuk komentar, silahkan terlebih dahulu