Lifestyle

Beratnya Kejar Tren Busana Santun yang Begitu Laju

Beratnya Kejar Tren Busana Santun yang Begitu Laju
Suqma (AKURAT. CO/ Winnie Fatmawati)

AKURAT.CO, Indonesia memiliki target menjadi pusat mode dunia dalam modest fashion (busana santun) pada tahun 2020 nanti. Maka tak heran, saat ini menjamur brand-brand lokal busana modest fashion dimana-mana.

Walaupun memiliki market yang cukup banyak, Founder & Executive Director Suqma, Riel Tasmaya, mengatakan, membangun bisnis fashion modest bukanlah perkara mudah.

"Berawal dari mendirikan e-commerce Muslim Market yang menjual berbagai produk halal, akhirnya banyak permintaan untuk fokus pada fashion dan women. Maka, lahirlah Suqma pada 2017," ujarnya, kepada AkuratTren, di bilangan Kebon Kacang, Jakarta Pusat, baru-baru ini.

baca juga:

"Kami selalu berusaha menganalisa, melihat data customer untuk mengetahui kesukaan customer, mengadakan forum diskusi dan sebagainya. Hal ini dilakukan karena era saat ini, produk sangat gampang untuk ditiru dengan promosi yang dilakukan secara online. Maka kuncinya, seberapa cepat kita ngebuat tren dan model baru, jadi kita bisa jadi trendsetter, bukan followers," jelasnya.

Untuk mengeksekusi ide ini, Suqma selalu menyediakan produk terbaru setiap bulannya. Jadi, selalu ada model busana atau hijab yang baru setiap bulan. Ini dilakukan untuk menyesuaikan dengan tren di era digital dimada mode berganti-ganti sangat cepat.

Media sosial dan para influencer sangat berperan besar dalam hal ini. Maka, koleksi terbaru setiap bulan akan sangat membantu memenuhi kebutuhan para customer.

Untuk bertahan sampai saat ini dan memenuhi target, bahkan melampaui seperti penjulan pada tahun 2018, Riel mengaku dirinya sangat berkomitmen untuk menjalankan bisnisnya secara seimbang baik online maupun offline.

"Walaupun online memang lagi up, tapi tidak bisa dipungkiri customer lebih masih suka belanja megang bahan, lihat bentuk, nyoba, ukurannya pas atau gak. Tapi belanjanya online, biar gak ribet. Nah, makanya kita bikin sistem belanja gak ribet. Bisa milih offline, tapi barangnya diantar ke rumah. Jadi customer gak ribet bawa barang belanjaan. Di beberapa negara sudah diterapkan cara seperti itu," ujar Riel Tasmaya.

Strategi lain adalah kolaborasi. Suqma melakukannya dengan beberapa influencer, dengan membuat produk sesuai karakter mereka. Tapi, tetap tidak menghilangkan ciri khas Suqma.

"Terkahir kita colabs dengan Melody Jkt48, next dengan komunitas hijaber terbesar. Sebelumnya juga kita colabs dengan Disney. Waktu itu kita modest fast pertama yang kerja sama dengan Disney," lanjutnya.[]