Lifestyle

Berapa Banyak Air Putih yang Boleh Diminum Bayi?

Bunda tidak boleh mengganti ASI atau susu formula dengan air putih. ASI atau susu formula tetap harus menjadi minuman utama hingga usia 12 bulan


Berapa Banyak Air Putih yang Boleh Diminum Bayi?
Bayi boleh diperkenalkan dengan air putih pada saat berusia enam bulan (Freepik/valuavitaly)

AKURAT.CO, Pada enam bulan pertama kehidupannya, bayi hanya membutuhkan air susu ibu (ASI) sebagai sumber nutrisinya. Selain ASI, susu formula juga bisa diberikan, jika Bunda tidak bisa menyusui dengan alasan-alasan tertentu. Selain kedua asupan tersebut, bayi tidak boleh mnegonsumsi apapun. 

Si Kecil boleh diperkenalkan dengan asupan lainnya, termasuk air putih, ketika sudah berusia sekitar enam bulan, menurut The Dietary Guidelines for Americans dan The American Academy of Pediatrics. Kebutuhan cairan akan meningkat ketika Si Kecil mulai makan makanan padat. Jadi, usia ini juga merupakan saat yang tepat untuk memasukkan air putih secara perlahan. 

Ingat, Bunda tidak boleh mengganti ASI atau susu formula dengan air putih. ASI atau susu formula tetap harus menjadi minuman utama hingga usia 12 bulan. Oleh sebab itu, jumlah air putih yang boleh dikonsumsi Si Kecil pun sangat terbatas.

Ingat, hampir 90 persen ASI dan susu formula  adalah air. Jadi, Si Kecil mendapatkan semua air yang mereka butuhkan dari ASI atau susu formula, yang akan membuatnya terhidrasi dengan baik.

Merangkum Medical News Today, Bunda hanya boleh memberikan 118 hingga 236 ml air putih per hari untuk Si Kecil yang berusia di atas enam bulan. Jumlah ini cukup untuk membuat Si kecil terhidrasi dengan baik. Tetapi, Bunda sebaiknya berkonsultasi dengan dokter  terlebih dahulu terkait jumlah air putih yang dibutuhkan Si Kecil. 

Anak-anak di bawah usia 12 bulan tidak selalu membutuhkan air ekstra, tetapi berlatih minum cangkir pada usia ini bermanfaat bagi perkembangan dan dapat membantu menyesuaikan Si Kecil dengan rasa cairan selain ASI atau susu formula. Minum air juga akan membantu Si Kecil mengembangkan kebiasaan sehat.

Cara terbaik untuk memperkenalkan air putih kepada Si Kecil adalah memberinya sedikit air dalam sippy cup. Jangan paksa dia untuk minum air jika dia menolaknya.

Organisasi Kesehatan Dunia atau World Health Organization (WHO) menegaskan bahwa pemberian air putih pada bayi berusia di bawah enam bulan bisa menimbulkan masalah kesehatan yang berbahaya. Akan tetapi, beberapa dokter di Amerika Serikat mengizinkan Si Kecil di bawah enam bulan untuk mengonsumsi 60 ml air putih jika mengalami konstipasi. Pemberian air putih wajib dihentikan jika siklus BAB-nya sudah normal.

Selain konstipasi, air putih bisa digunakan untuk beberapa kondisi tertentu. Misalnya, pada saat Si Kecil harus mengonsumsi obat  berbentuk bubuk, air putih dapat digunakan untuk mencairkannya sehingga mudah disuapkan ke mulut bayi.  Air putih pun sesekali diperlukan untuk menghilangkan warna putih di lidah bayi akibat minum susu formula. Takaran air putih yang diperbolehkan adalah dua ml, atau sekitar seperempat sendok teh, tidak lebih. Artinya, air putih hanya boleh diberikan pasa saat benar-benar diperlukan saja. 

Bagaimana pun pemberian air putih sebelum waktunya bisa menyebabkan berbagai masalah, seperti yang sudah diuraikan AKURAT.CO berikut ini.[]