Ekonomi

Berantas Penyebaran Covid-19, Tes Rapid Antigen Bagi Pemotor Tujuan Jabodetabek Diperketat

Penerapan pengecekan rapid antigen secara acak bagi pengendara sepeda motor yang menuju ke arah Jabodetabek


Berantas Penyebaran Covid-19, Tes Rapid Antigen Bagi Pemotor Tujuan Jabodetabek Diperketat
Tes PCR mendeteksi materi genetik dalam virus, sedangkan tes antigen mendeteksi protein pada permukaan virus (Financial Express)

AKURAT.CO  Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi bersama Menko PMK Muhadjir Effendy meninjau penerapan pengecekan rapid antigen secara acak bagi pengendara sepeda motor yang menuju ke arah Jabodetabek di Posko UPPKB Balonggandu, Kab. Karawang, Jawa Barat, Minggu (16/5).

Budi Karya mengatakan, untuk mengantisipasi pergerakan masyarakat yang akan menuju Jabodetabek selepas lebaran, pemerintah melakukan pengecekan rapid antigen secara acak guna mencegah penyebaran Covid-19.

"Saya mengapresiasi para pengguna jalan yang telah bersedia untuk memeriksakan diri memastikan status kesehatannya di posko ini," kata Budi Karya dalam rilis di Jakarta, Minggu.

Sebelumnya, Menhub Budi dan Menko PMK Mujadjir juga melakukan pantauan arus lalu lintas jalur Cikopo m-Palimanan melalui helikpoter di H+2 lebaran, yang diprediksi terjadi lonjakan pergerakan arus lalu lintas.

Menhub mengungkapkan, belum ada pergerakan yang berarti di jalur tersebut.

"Secara umum kami memperkirakan masyarakat masih menunda kepulangan dari kampung halaman. Secara kuantitatif, jumlah pergerakan pada arus balik hari ini masih di bawah 60% dari yang diperkirakan," ucapnya.

Lebih lanjut Menhub menjelaskan, telah meminta Dirjen Perhubungan Darat untuk berkoordinasi intensif dengan Korlantas Polri dalam melakukan pengawasan arus lalu lintas di jalan raya, karena diperkirakan masih banyak masyarakat yang belum kembali.

Menhub juga mengimbau kepada masyarakat yang akan melakukan perjalanan menggunakan kendaraan pribadi, agar melakukan tes kesehatan secara mandiri, agar tidak perlu lagi mengikuti tes acak ini dan untuk menghindari penumpukan di posko pengecekan kesehatan.

“Semuanya bukan untuk menyusahkan saudara-saudara kita yang melakukan perjalanan. Tetapi ini merupakan upaya pemerintah untuk mencegah terjadinya penyebaran Covid-19 di Indonesia selepas masa lebaran,” tuturnya.

Sumber: Antara

Prabawati Sriningrum

https://akurat.co