News

Berani Ambil Risiko, Misbakhun: Airlangga Tunjukkan Loyalitas Luar Biasa ke Presiden

Misbakhun menilai Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto merupakan menteri paling loyal terhadap Presiden Joko Widodo (Jokowi).


Berani Ambil Risiko, Misbakhun:  Airlangga Tunjukkan Loyalitas Luar Biasa ke Presiden
Anggota Komisi XI DPR RI Mukhamad Misbakhun (AKURAT.CO/Sopian )

AKURAT.CO, Anggota Komisi XI DPR RI Mukhamad Misbakhun menilai Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto merupakan menteri paling loyal terhadap Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Pernyataan itu disampaikan Misbakhun untuk menyoroti hasil survei Indonesian Presidential Studies (IPS). Di mana persepsi publik terhadap kinerja Airlangga Hartarto belum kelihatan ketimbang menteri lain, seperti Menteri Pertahanan Prabowo Subianto dan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati.

Bukan tanpa alasan Misbakhun mengatakan itu. Dia menyebut Airlangga mampu mengkoordinasikan semua kebijakan di sektor ekonomi di tengah ketidakpastian ekonomi akibat krisis. Airlangga dianggap sukses mengimplementasikan kebijakan dengan baik.

"Menko Perekonomian kalau hasil surveinya seperti itu, saya meyakinkan bahwa bukan berarti beliau itu seperti yang digambarkan dalam survei. Saya, bagaimanapun juga harus memberikan penghargaan dan apresiasi dan situasi sulit saat ini beliau masih bisa mengkoordinasikan semua kebijakan di sektor ekonomi," kata Misbakhun, Rabu (21/4/2021).

Selain itu, lanjut Misbakhun, Airlangga berperan sebagai mestinya saat pandemi virus corona atau Covid-19 melanda Tanah Air. Airlangga bersama Kementerian Keuangan dan lembaga keuangan non-kementerian mengambil sejumlah kebijakan makro ekonomi untuk mendukung program pemulihan ekonomi nasional (PEN).

"Pak Airlangga menunjukkan loyalitas luar biasa kepada Pak Presiden. Dengan segala risikonya, memberikan dukungan penuh terhadap program-program pemerintah dengan konsekuensi politiknya," paparnya.

Misbakhun mencatat, Menko Perekonomian terus menggenjot program-program demi perbaikan ekonomi nasional. Diantaranya, Bantuan Langsung Tunai (BLT); bantuan perlindungan sosial yang diberikan seperti, bansos untuk 40% masyarakat kelas menengah ke bawah, antara lain program keluarga harapan (PKH), kartu sembako, bantuan sosial tunai (BST), dan bantuan langsung tunai (BLT) dana desa.

"Contoh sederhananya adalah alokasi anggaran untuk masyarakat kecil itu masih bisa dioperasionalkan. BLT, bantuan lain itu teralokasikan dengan baik," pungkas Misbakhun.[]

Arief Munandar

https://akurat.co

0 Komentar

Tinggalkan komentar

Untuk komentar, silahkan terlebih dahulu