Tech

Beralih ke Energi Terbarukan, Pabrik Tekstil Quty Karunia Gunakan PLTS Atap

PT Quty Karunia menggunakan PLTS Atap dalam kegiatan operasionalnya sebagai bentuk implementasi energi baru terbarukan


Beralih ke Energi Terbarukan, Pabrik Tekstil Quty Karunia Gunakan PLTS Atap
Pabrik PT Quty Karunia menggunakan PLTS Atap (Dokumen)

AKURAT.CO Sebagai salah satu pabrik tekstil yang memproduksi soft toys untuk perusahaan ritel home furnishing IKEA Indonesia, PT Quty Karunia (Quty) telah memasang PLTS Atap di pabriknya yang berlokasi di Purwakarta, Jawa Barat.

Implementasi Energi Baru & Terbarukan (EBT) yang dilakukan Quty ini merupakan bentuk tanggung jawab perusahaan dalam menekan percepatan perubahan iklim sekaligus mendukung program pengurangan emisi karbon dunia di masa depan.

Sebanyak 686 panel surya yang terpasang di atap pabrik tersebut mampu menghasilkan 434.095 kWh setiap tahun, sehingga selain mampu menghemat biaya operasional, pengembangan dan penggunaan energi terbarukan tersebut juga merupakan upaya perusahaan dalam mengurangi penggunaan energi fosil dan menekan produksi CO2 hingga 405.444 kg setiap tahunnya.

baca juga:

"Sudah menjadi tanggung jawab bersama, termasuk kami untuk menekan percepatan perubahan iklim melalui penggunaan energi bersih, karena salah satu nilai perusahaan kami adalah menjalankan bisnis yang tidak hanya terkait dengan nilai ekonomi saja, tetapi juga harus ada nilai tambah bagi lingkungan dan juga sosial," kata Budhi Irawan, Compliance Manager PT Quty Karunia.

Sebagai pengembang instalasi PLTS Atap tanpa biaya investasi, Xurya Daya mengapresiasi langkah yang diambil oleh Quty dalam menerapkan energi bersih dalam kegiatan operasionalnya.

Eka Himawan, Managing Director Xurya Daya menilai bahwa kini berbagai pihak termasuk investor, maupun konsumen semakin kritis dalam menilai bisnis berdasarkan kredensial lingkungan, sosial dan tata kelola.

“Selain dapat meningkatkan property value, penggunaan PLTS Atap juga dapat menambah product value, dimana hal tersebut kini menjadi salah satu pertimbangan konsumen dalam pengambilan keputusan pembelian dan Quty Karunia sudah selangkah lebih maju dalam mempertimbangkan hal tersebut.” jelas Eka.[]