Ekonomi

Benny Tjokro Tersangka, Erick Thohir: Kami Apresiasi Kerja Cepat BPK dan Kejaksaan

Benny Tjokro Tersangka, Erick Thohir: Kami Apresiasi Kerja Cepat BPK dan Kejaksaan
Pengusaha Erick Thohir saat memasuki kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Senin (21/10/2019). Presiden Joko Widodo memanggil sejumlah tokoh untuk diminta menjadi menteri atau kepala lembaga yang akan membantunya menjalankan pemerintahan periode 2019-2024. (AKURAT.CO/Sopian)

AKURAT.CO, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir buka suara soal penetapan tersangka terhadap Komisaris PT Hanson International Tbk Benny Tjokrosaputro oleh Kejaksaan Agung. 

"Kami mengapresiasi pihak BPK yang sudah melakukan investigasi dan juga pihak kejaksaan yang secara cepat dan responsif menangani kasus ini," jelas Erick melalui keterangan resmi, Selasa (14/1/2020).

Menurutnya, tindakan tegas dan tak pandang bulu pada kasus Jiwasraya sangat penting dalam mencapai keadilan sekaligus mengembalikan kepercayaan publik pada korporasi.

baca juga:

"Pengusutan kasus di masa lalu itu sekaligus penataan korporasi untuk hari ini dan masa depan yang semakin baik," lanjutnya. 

Sebelumnya, Staf Khusus Menteri BUMN Bidang Komunikasi Publik Arya Sinulingga menanggapi  menanggapi penetapan tersangka terhadap Benny Tjokrosaputro dan beberapa tetsangkka lainnya seperti Mantan Direktur Keuangan PT Asuransi Jiwasraya Harry Prasetyo dan Presiden Komisaris PT Trada Alam Minera Tbk (TRAM) Heru Hidayat oleh Kejaksaan Agung.

"Kita apresiasi saja, itu pekerjaan dari teman-teman BPK awalnya. Hasil dari BPK kemudian diambil alih oleh teman-teman di Kejaksaan. Kita hormati,", ujar Staf Khusus Kementerian BUMN Arya Sinulingga di Jakarta, Selasa (14/1/2020). 

Arya mengatakan bahwa penetapan tersangka terhadap ketiga orang tersebut berarti semua proses terkait kasus Jiwasraya berjalan.

"Proses hukumnya berjalan dan kita juga (Kementerian BUMN) akan menyelesaikan bagian kami," katanya.

Menurut Arya, yang pasti itulah proses yang mungkin dilakukan oleh BPK dan kejaksaan. Kementerian BUMN mendorong supaya prosesnya berjalan terus dengan baik.

Sebelumnya Komisaris PT Hanson International Tbk, Benny Tjokrosaputro, ditetapkan sebagai tersangka oleh Kejaksaan Agung dalam kasus dugaan tindak pidana korupsi dalam pengelolaan keuangan dan dana investasi oleh PT Asuransi Jiwasraya.

Selain itu Mantan Direktur Keuangan PT Asuransi Jiwasraya Harry Prasetyo dan Presiden Komisaris PT Trada Alam Minera Tbk (TRAM) Heru Hidayat juga ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan tindak pidana korupsi dalam pengelolaan keuangan dan dana investasi perseroan terbatas itu.

Ketiganya dibawa ke Rutan Salemba Cabang Kejaksaan Agung untuk ditahan selama 20 hari. Dan penetapan status tersangka tersebut dibenarkan Muchtar Arifin, kuasa hukum Tjokrosaputro.

PT Asuransi Jiwasraya (Persero) telah banyak melakukan investasi pada aset-aset dengan risiko tinggi untuk mengejar keuntungan tinggi, diantaranya penempatan saham sebanyak 22,4 persen senilai Rp5,7 triliun dari aset finansial.

Dari jumlah itu, lima persen dana ditempatkan pada saham perusahaan dengan kinerja baik, sisanya 95 persen dana ditempatkan di saham yang berkinerja buruk. Akibatnya, PT Asuransi Jiwasraya hingga Agustus 2019 menanggung  potensi kerugian negara sebesar Rp13,7 triliun.[]

Denny Iswanto

https://akurat.co

0 Komentar

Tinggalkan komentar

Untuk komentar, silahkan terlebih dahulu