News

Benny Harman Minta Presiden Jokowi Tetapkan Banjir Bandang NTT sebagai Bencana Nasional

Benny Harman Minta Presiden Jokowi Tetapkan Banjir Bandang NTT sebagai Bencana Nasional


Benny Harman Minta Presiden Jokowi Tetapkan Banjir Bandang NTT sebagai Bencana Nasional
Politisi Partai Demokrat, Benny K Harman (AKURAT.CO/Sopian)

AKURAT.CO, Anggota DPR RI Fraksi Partai Demokrat Benny K Harman menyampaikan keprihatinannya atas bencana banjir bandang dan longsor di NTT dan NTB.

"Prihatin sangat atas bencana alam yang melanda NTT saat ini. Ikut berduka cita yg mendalam utk keluarga korban yang meninggal dunia. Semoga bencana ini segera berlalu," kata @BennyHarmanID yang dikutip AKURAT.CO pada Senin (5/4/2021).

Ia juga mengajak publik untuk bekerja sama membantu dan meringankan beban sesama saudara kita di NTT.

Selain itu, Benny meminta Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk menetapkan bencana banjir dan tanah longsor di Nusa Tenggara Timur (NTT) sebagai bencana nasional.

"Kami meminta Presiden Jokowi segera menetapkan bencana NTT sebagai bencana nasional mengingat korban nyawa yang tidak sedikit, ribuan penduduk kehilangan tempat tinggal, putusnya konektivitas, kerusakan infrastruktur meluas, dan dampak sosial ekonomi yang tidak kecil. #RakyatMonitor," kata dia.

Sebagai informasi, sebanyak tujuh desa di Pulau Adonara, Flores Timur, NTT, diterjang banjir bandang Minggu (4/4/2021), hingga kini korban yang ditemukan tewas mencapai 37 orang dari total 63 orang yang dilaporkan hilang sejak bencana alam itu mengguncang pulau ini pada Minggu dini hari kemarin.

Presiden Jokowi mengatakan telah menerima laporan dari Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Doni Monardo soal adanya bencana banjir bandang dan longsor di NTT dan NTB. Mendengar laporan itu, Jokowi langsung perintahkan pejabat terkait untuk segera mengevakuasi korban bencana yang masih terjebak bencana di NTT dan NTB.

"Saya telah perintahkan Kepala BNPB, Kepala Basarnas, Mensos, Menkes, Menpupera, Panglima TNI dan Polri untuk melakukan evakuasi secara cepat dan evakuasi korban bencana serta penanganan dampak bencana," ungkapnya secara virtual di Youtube Sekretariat Presiden, Senin (5/4/2021).

Jokowi mengungkapkan keprihatinan dan duka mendalam atas peristiwa yang memporak-porandakan infrastruktur publik maupun korban nyawa. Jokowi mengaku memahami pukulan psikologis yang dialami warga yang terdampak bencana alam itu. Apalagi, bencana tersebut telah merusak sendi-sendi kehidupan masyarakat.[]

Bayu Primanda

https://akurat.co

0 Komentar

Tinggalkan komentar

Untuk komentar, silahkan terlebih dahulu