Lifestyle

Benarkah Penyembuhan Kista Hanya dengan Operasi?


Benarkah Penyembuhan Kista Hanya dengan Operasi?
dr Beeleonie, BMedSc, SpOG (K) Seminar Media Smart IVF (AKURAT.CO/Winnie Fatmawati)

AKURAT.CO, Salah satu penyakit yang menakutkan bagi wanita adalah kista. Berisiko tidak memiliki anak dan hal lainnya yang mengerikan kerap kali sering terdengar jika membicarakan kista. Untuk soal penyembuhan, tidak sedikit orang yang mengatakan bahwa satu-satunya cara adalah dengan operasi pengangkatan kista.

Namun apakah benar penyembuhan kista hanya dengan operasi pengangkatan? dr. Beeleonie, BMedSc, SpOG (K), punya penjelasannya untuk Anda.

"Kista itu banyak sekali macamnya, dan tidak semua harus dioperasi. Ada beberapa indikasi, pertimbangan sampai pada akhirnya harus diangkat atau tidak," katanya kepada AkuratHealth, di bilangan Menteng, Jakarta Pusat, Selasa, (18/12).

Menurutnya, kista dioperasi kalau mengganggu perkembangan sel telur. Operasi juga dilakukan pada pasien yang ingin ikut program bayi tabung, tapi akses menuju sel telurnya itu terhambat oleh kista.

"Kemudian, nyeri hebat yang diderita pasien tersebut, misalnya pasien sudah tidak lagi mengharapkan kesuburan tetapi justru lebih karena ke nyerinya, ini bisa kita lakukan pengangkatan. Karena benar bahwa operasi kista bisa mengurangi cadangan sel telur, itu benar. Karena, saat pengangkatan kista walaupun sudah dengan hati-hati, mungkin tetap ada sel telur yang terangkat," jelasnya.

Ia juga mengatakan, ada banyak terapi kista; terapi hormonal, untuk mengurangi jumlah volume pada kista, mengurangi nyeri, dan sebagainya. Namun, terapi hormon tersebut kadang bertentangan dengan program kesuburan.

Karena terapi hormon bisa menekan kesuburan, maka kembali lagi pada target terapinya. Ada pasien kista yang hanya ingin sembuh, ada yang ingin hamil, atau sekedar menghilangkan nyeri.[]