Lifestyle

Benarkah Krim Dokter Sebabkan Ketergantungan dan Kulit Tipis? Ini Penjelasan Ahli

Ada banyak mitos terkait krim racikan dokter, diantaranya ketergantungan dan membuat kulit menjadi tipis. Benarkah? Ini penjelasan ahli


Benarkah Krim Dokter Sebabkan Ketergantungan dan Kulit Tipis? Ini Penjelasan Ahli
Ilustrasi - Mitos tentang krim kecantikan dari dokter, ketergantungan dan kulit menjadi tipis. Ini penjelasan ahli (Freepik/pressfoto)

AKURAT.CO Setiap wanita pasti menginginkan produk perawatan yang sesuai dengan kulit wajahnya. Oleh sebab itu, tak heran bila krim racikan dokter ahli dan terpercaya masih diminati oleh para wanita.

Hal ini terbukti dari ZAP Beauty Index 2021, yang menunjukkan sebanyak 86,2 persen wanita Indonesia menginginkan kandungan produk perawatan kulit yang sesuai dengan tipe dan permasalahan yang mereka hadapi.

Meski begitu, beberapa wanita khawatir krim dokter dapat menyebabkan ketergantungan. Benarkah?

baca juga:

"Bila krim racikan dokter dihentikan penggunaannya, maka kulit akan kembali ke “pola asli’’ kulit tersebut. Entah itu pada awalnya berminyak, jerawat, atau kusam. Dengan demikian, tidak benar jika ada istilah ketergantungan. Layaknya proses pemeliharaan, kita harus tetap teratur menggunakan produk perawatan jika ingin mempertahankan kondisi kulit yang sudah baik,” jelas Head of Pharmacy ZAP Dr. Nina Tarita Elsajuva, S.Si, MM., Apt dalam keterangan resminya kepada AKURAT.CO, Kamis (30/6/2022). 

Selain ketergantungan, krim racikan dokter juga disebut-sebut bisa mengakibatkan pengelupasan sehingga lapisan kulit menjadi tipis. Lagi-lagi, Dr. Nina Tarita pun membantah hal tersebut. Pada awalnya kulit akan mengelupas untuk beregenerasi atau membuang sel-sel kulit mati. Namun hal tersebut tidak akan membuat kulit menjadi tips.

“Kulit kita akan beregenerasi secara terus menerus sehingga tidak benar jika dikatakan kulit akan menjadi semakin tipis. Krim akan membantu proses regenerasi dengan membersihkan sel kulit mati yang sudah tertumpuk di lapisan kulit terluar," kata Dr. Nina Tarita

Dengan kata lain pengelupasan adalah hal yang cukup wajar. Justru regenerasi kulit yang terhambat dapat menyebabkan kusam, kerutan dan warna kulit tidak merata," jelasnya. 

Dan untuk membantu para wanita mengobati dan merawat kulitnya, ZAP pun meluncurkan rangkaian perawatan kulit harian, ZAP Home Treatment.

Yang menarik, konsultasi ZAP Home Treatment juga bisa diakses dari rumah melalui WhatsApp.