Lifestyle

Benarkah Bumil Gak Boleh Potong Rambut?

Memotong rambut saat hamil diyaknini bisa membahayakan kondisi janin. Benarkah ibu hamil tidak boleh potong rambut saat hamil?


Benarkah Bumil Gak Boleh Potong Rambut?
Ilustrasi ibu hamil memotong rambut (wiselivingmagazine.co.uk)

AKURAT.CO, Banyak mitos tentang kehamilan yang beredar di masyarakat. Mulai dari bentuk perut menandakan jenis kelamin janin, tak boleh minum kopi dan masih banyak lagi. Bunda mungkin pernah mendengar jika ibu hamil (bumil) dilarang memotong rambut. Mengapa demikian?

Dilansir Parenting First Cry, banyak tradisi dan budaya meyakini bahwa rambut manusia adalah suci dan juga menyalurkan kekuatan/energi hidup. Alhasil, memotong rambut dapat mengakibatkan hilangnya kekuatan hidup, dan bahkan mengurangi umur seseorang.

Dipercaya pula bahwa memotong rambut juga dapat menarik kekuatan jahat, membawa nasib buruk, hingga memunculkan berbagai masalah kehamilan, seperti keguguran, komplikasi, lahir mati, atau dapat menyebabkan bayi yang dilahirkan mengalami kecatatan. 

Faktanya, ini semua hanya mitos belaka.

Hingga saat ini, belum ditemukan hubungan antara memotong rambut bumil dengan kesehatan janinnya. Risiko kecacatan pada bayi dipengaruhi oleh genetik, usia bumi lebih dari 35 bulan, pola makan, gaya hidup, obat-obatan, infeksi dan penyakit tertentu. 

Alasan rambut tampak kusam saat hamil

Saat hamil, tubuh akan melepaskan sejumlah hormon. Perubahan hormonal ini akan menyebabkan adanya perubahan volume dan struktur pada rambut. Awalnya, rambut Bunda tebal dan halus, namun pada saat hamil, berubah menjadi kering, tipis bahkan rontok.

Jadi, memotong rambut saat hamil sebenarnya dapat membantu mengatasi rambut kusam, bercabang, dan menekan risiko munculnya rambut keriting. Ini tentu tidak hanya mengubah penampilan, tapi juga mengatasi kegerahan dan meningkatkan mood bumil sehingga masa kehamilan menjadi lebih mudah untuk dilalui. 

Hal yang perlu diperhatian terkait perawatan rambut saat hamil

Meskipun tak banyak data tentang masalah ini, Bunda disaranakan untuk "bermain aman". Ya, bumil sebaiknya tidak melakukan perawatan rambut seperti rebonding, smoothing, mewarnai rambut, juga produk rambut tertentu, termasuk hairspray.

Pasalnya, perawatan tersebut cenderung menggunakan bahan kimia yang kuat, dan dikhawatirkan dapat menyebabkan beberapa efek samping pada janin. 

Adapun dokter umumnya akan menyarankan untuk menunggu hingga trimester kedua untuk mewarnai rambut, karena perkembangan bayi paling aktif pada trimester pertama. Bumil juga bisa menggunakan alternatif lain, seperti henna.

Tetap semangat dan selalu sehat bersama Si Kecil, sampai lahiran nanti ya, Bun![]