Olahraga

Belum Puas, Aston Martin Berencana Banding Hukuman Vettel

Aston Martin mengklaim telah memberikan bukti baru namun ditolak oleh FIA dan kini menggunakan banding untuk mempertahankan Sebastian Vettel.


Belum Puas, Aston Martin Berencana Banding Hukuman Vettel
Pembalap Formula 1 Aston Martin, Sebastian Vettel (FORMULA1.COM)

AKURAT.CO, Aston Martin sepertinya belum selesai dengan sanksi yang dijatuhkan terhadap pembalap mereka, Sebastian Vettel, di Grand Prix Hungaria 2021, 1 Agustus lalu. Ketika itu, pengawas pertandingan mendiskualifikasi Vettel karena dianggap melanggar aturan jumlah bahan bakar.

Aston Martin mengajukan banding setelah Vettel meraih posisi kedua mengungguli juara bertahan dari Mercedes, Lewis Hamilton, yang ada di posisi ketiga. Aston Martin menganggap mereka memiliki bukti baru yang bisa menggugurkan hukuman tersebut.

"Sebastian membalap dengan brilian di Hungaria dan kami senang punya kesempatan untuk menunjukkan bukti baru yang signifikan yang kami temukan setelah balapan," kata bos Aston Martin, Otmar Szafnauer, sebagaimana dipetik dari Crash.

"Kami merasa bahwa bukti yang kami berikan relevan dan didemonstrasikan ke FIA (Federasi Automobil Internasional) bahwa dia (Vettel) seharusnya dipulihkan setelah diskualifikasi."

Vettel dianggap tak memenuhi syarat sisa bahan bakar minimal selepas balapan di Sirkuit Hungaroring, Myorod. FIA mewajibkan setiap pembalap memiliki sisa bahan bakar sekurang-kurangnya satu liter di tangki mobil setelah balapan.

Sementara itu, Vettel hanya punya 0,3 liter di mobilnya. Hal ini membuat FIA berkesimpulan bahwa Aston Martin mengurangi jumlah wajib bahan bakar dan itu dianggap menguntungkan Vettel karena mobilnya menjadi lebih ringan.

Aston Martin kala itu mengatakan bahwa Vettel sebenarnya masih punya 1,7 liter di mobilnya. Namun, argumentasi tersebut ditolak FIA namun federasi memberikan peluang untuk Aston Martin meninjau sanksi jika memiliki bukti.

"Sayangnya, FIA mengambil sudut pandang yang berbeda dan, meskipun faktanya akurasi bukti baru kami tidak diuji, pendiskualifikasian Sebastian diterapkan dengan dasar bukti baru tidak dianggap relevan," kata Hensley.

Sementara itu, para pembalap bakal kembali berpacu di Grand Prix Belgia 2021 di Spa, Belgia, 29 Agustus mendatang. Pertarungan akan kembali menyajikan rivalitas dua pembalap pemimpin klasemen sementara F1 musim ini, Lewis Hamilton dan Max Verstappen.[]